TNI-Polri Gagalkan Aksi Hadang Ambulans Pembawa Jenazah Pasien Covid-19

Agregasi Sindonews.com, · Jum'at 19 Juni 2020 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 19 609 2232785 tni-polri-gagalkan-aksi-hadang-ambulans-pembawa-jenazah-pasien-covid-19-RztULiMssD.jpg TNI-Polri gagalkan aksi hadang ambulans. Foto: iNews

MAKASSAR – Aksi penghadangan terhadap ambulans yang membawa jenazah pasien Covid-19 kembali terjadi. Namun kali ini penghadangan itu digagalkan TNI-Polri.

Pada awalnya keributan mewarnai proses pemulasaran jenazah Covid-19 di Rumah Sakit Siloam Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat dini hari (19/6/2020).

Saat itu puluhan kerabat almarhum menghadang mobil ambulans lantaran enggan menerima hasil swab. Pasien yang meninggal diduga pengurus sepak bola dan dosen salah satu perguruan tinggi negeri dengan diagnosa positif Covid-19 endeman paru-paru berdasarkan hasil swab.

Dikutip dari Sindonews, kedatangan mereka lantaran enggan menerima hasil swab hingga terus adu argumen dengan mempertanyakan ke pihak rumah sakit dan petugas.

Mereka menilai pihak rumah sakit baru mengeluarkan hasil tes swab almarhum positif Covid-19 setelah dia wafat.

Baca Juga: Lagi! Aksi Jemput Paksa Jenazah Covid-19 di Makassar, 3 Orang Diamankan

Namun penghadangan ini tak berujung lama lantaran aparat gabungan TNI–Polri sigap melakukan blokade. Hingga dilakukan mediasi antara perwakilan keluarga dengan pihak rumah sakit disaksikan aparat TNI-Polri dan menemui titik temu dimana keluarga jenazah berjenis kelamin laki-laki tersebut akhirnya menerima secara ikhlas.

Petugas selanjutnya melakukan proses pemulasaran jenazah untuk diberangkatkan ke pemakaman khusus sesuai protokol Covid-19 di wilayah Macanda, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Pengawalan ketat dilakukan aparat kepolisian dan TNI untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Kapolsek Mariso AKP Ahmad Yulias mengatakan, almarhum awalnya masuk rumah sakit pada 14 Mei 2020 dengan keluhan sesak nafas.

“Namun setelah dilakukan pemeriksaan berdasaan hasil tes swab didiagnosa positif Covid-19 endeman paru-paru berdasarkan hasil swab hingga meninggal malam tadi,” kata Kapolsek.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini