Kasus Penyerangan Mapolres OKI, Polisi Sebut Pelaku Bukan Teroris

Era Neizma Wedya, iNews · Minggu 28 Juni 2020 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 28 609 2237715 kasus-penyerangan-mapolres-oki-polisi-sebut-pelaku-bukan-teroris-ELwQANp6d1.jpg Pagar Mapolres OKI ambruk ditabarak menggunakan mobil oleh seorang pelaku penyerangan. Foto: Istimewa

OKI - Indra Oktomi (35 tahun) mengamuk dengan melakukan penyerangan ke Mapolres Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (28/6/2020) dini hari.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan pelaku tercatat sebagai warga Desa Mangunjaya, Kecamatan SP Padang, Kabupaten OKI. Pelaku berhasil dilumpuhkan petugas saat melakukan aksi penyerangan itu.

"Petugas yang mengepung pelaku sudah memberikan tembakan peringatan. Namun, pelaku ini justru mencoba kembali menyerang dengan senapan angin. Hingga kemudian dia tewas setelah tertembak di bagian kakinya," katanya.

Selain senapan angin, dalam menjalankan aksinya pelaku ini dipersenjatai dengan gancu beras dan gunting. Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan atas motif pelaku melakukan penyerangan tersebut.

Baca Juga: Mapolres OKI Diserang, 1 Polisi Terluka dan Pelaku Tewas Ditembak 

"Motif belum diketahui, tapi dugaan sementara pelaku ini dendam terhadap anggota polisi karena pernah ditangkap atas kasus penganiayaan. Selain itu pelaku juga diduga dalam pengaruh narkoba," katanya.

Dikatakan Supriadi, kasus ini tidak ada kaitannya dengan aksi terorisme. Sebab, dari hasil penyelidikan sementara, petugas tidak menemukan arah jika yang bersangkutan tergabung dalam organisasi maupun kelompok radikal tertentu. "Bukan terorisme, tidak ada arah ke sana (kelompok radikal)," pungkasnya.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini