Diduga Minum Cairan Pembersih Lantai, Seorang Warga Binaan Tewas di Lapas Batam

Agregasi Haluan Kepri, · Senin 29 Juni 2020 12:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 29 340 2238074 diduga-minum-cairan-pembersih-lantai-seorang-warga-binaan-lapas-batam-tewas-8Ph0U3wKlk.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

BATAM – Akibat meminum cairan pembersih lantai, seorang warga binaan Lapas II A Batam, Barelang, tewas. Pria yang meninggal tersebut merupakan warga WNI asal Singapura, Muhammad Asri Bin Sapuan

Informasi yang dihimpun, berdasarkan keterangan pihak Lapas Batam, kronologi kejadian ini bermula pada Sabtu (27/6/20) sekira pukul 19.30 WIB. Saat itu Muhammad Asri ditemukan oleh rekan sekamarnya, Daniel, dikamar mandi kamar blok D12 dalam kondisi muntah-muntah.

Setelah ditelusuri penyebabnya ternyata yang bersangkutan diduga meminum cairan pembersih lantai. Kemudian, sekira pukul 19.45 WIB, Muhammad Asri dibawa ke poliknik lapas untuk diambil tindakan.

Saat itu juga Kepala Regu Jaga Lapas II A Batam menghubungi perawat kemudian perawat meminta tolong kepada kader kesehatan untuk melakukan tindakan perawatan.

Tak lama itu, perawat datang melakukan pengecekan didampingi oleh kader kesehatan, kemudian dilakukan tindakan dengan memberi cairan susu guna menormalkan kondisinya.

“Selang itu, korban muntah sebanyak 3 kali secara spontan dengan keadaan umum, baik,” ujar Kalapas Klas II A Batam Misbahuddin saat dikonfirmasi, Senin (29/6/20) pagi sebagaimana dikutip dari Haluan Kepri.

Baca Juga: Napi di Lapas Manado Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sekira pukul 21.00 WIB, kondisi pasien atau Muhammad Asri mulai stabil dan Minggu paginya, ia melakukan aktivitas seperti biasa dan masih sarapan pagi.

“Namun sekira pukul 11.05 WIB, korban ngeluh sesak napas. Petugas jaga pun menelpon perawat lagi untuk selanjutnya dibawa ke RSU Embung Fatimah, Batam. Dan di sana korban dirujuk, setelah pukul 11.50 WIB, pasien dinyatakan meninggal dunia oleh dokter RSUD Embung Fatimah kota Batam,” katanya lagi.

Mendapat kabar warga binaan tersebut meninggal dunia, pihak lapas langsung memberitahukan kepada keluarganya yang ada di Batam. Selanjutnya memberi informasi kepada Imigrasi setempat karena yang meninggal merupakan WNA.

(abp)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini