Mongolia Lockdown Dua Kota Setelah Wabah Pes Terkonfirmasi di Wilayah Barat

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 03 Juli 2020 09:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 18 2240475 mongolia-lockdown-dua-kota-setelah-wabah-pes-terkonfirmasi-di-wilayah-barat-DIqRXkR6KD.jpg Staf NCZD Mongolia melakukan pengujian di Khovd. (Foto: NCZD)

PIHAK berwenang Mongolia telah mengunci (lockdown) Kota Khovd dan satu wilayah lainnya di Provinsi Khovd, setelah dua orang dinyatakan positif terkena penyakit pes. Mereka dilaporkan terinfeksi penyakit mematikan itu karena memakan marmut.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Rabu (1/7/2020), Pusat Nasional untuk Penyakit Zoonosis (NCZD) Mongolia menjelaskan bahwa dua orang tak dikenal terinfeksi “wabah marmut” di Wilayah Khovd. Laporan media lokal mengatakan para korban adalah seorang pria berusia 27 tahun, dan seorang wanita muda yang usianya tidak diketahui.

NCZD mengatakan pihaknya telah melacak 146 orang yang melakukan kontak langsung dengan kedua orang yang terinfeksi, dan 504 kontak sekunder lainnya. NCZD saat ini menganalisis sampel dari orang-orang tersebut, demikian diwartakan RT.

Khovd berada di bagian barat Mongolia, di utara perbatasan dengan China. Pada 2019, wabah yang merebak di provinsi terdekat yang berbatasan dengan Rusia mendorong penutupan perbatasan, membuat sejumlah turis Rusia terjebak. Wabah itu juga terkait dengan konsumsi daging marmut dan merenggut nyawa dua orang.

Wabah pes menewaskan lebih dari 50 juta orang di Eropa pada abad ke-14, tetapi sisa-sisanya tetap ada di seluruh dunia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada 3.248 kasus pes yang dilaporkan di seluruh dunia antara 2010 dan 2015, termasuk 584 kematian. Penyakit itu dapat diobati dengan antibiotik modern.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini