Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pelonggaran Aktivitas Masyarakat Dinilai Sebabkan Kasus Corona di Jatim Meningkat

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Senin, 06 Juli 2020 |08:01 WIB
Pelonggaran Aktivitas Masyarakat Dinilai Sebabkan Kasus Corona di Jatim Meningkat
Ilustrasi. (Foto : Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Pasien konfirmasi baru Covid-19 di wilayah Jawa Timur terus bertambah setiap harinya. Bahkan jumlah kasus positif corona Jatim telah mencapai 14.013 orang.

Pakar Epidemiologi dari Universitas Indonesia (UI), Syahrizal Syarif mengatakan, salah satu penyebab yang mengakibatkan terus bertambahnya pasien baru konfirmasi positif corona di Jatim lantaran adanya pelonggaran aktivitas masyarakat. Ditambah lagi aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pun sudah tak berlaku.

“Ya, setiap ada pelonggaran maka akan ada penularan transmisi lokal karena kemampuan pemeriksaan spesimen kita juga belum maksimal,” kata Syahrizal saat dihubungi Okezone di Jakarta, Senin (6/7/2020).

Sebagaimana diketahui, PSBB di Surabaya Raya sendiri telah berakhir pada 8 Juni 2020, setelah diterapkan selama 3 jilid.

Lebih lanjut, dia menyebut Kota Surabaya menjadi salah satu tempat yang paling berisiko penyebaran Covid-19.

“Kota Surabaya merupakan wilayah paling berisiko, diikuti DKI Jakarta,” tuturnya.

Pemerintah mencatat penambahan kasus Covid-19. Per Minggu (5/7/2020), tercatat ada penambahan pasien positif corona sebanyak 1.607, sehingga total menjadi 63.749 orang

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement