Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kemenkes: 13 Orang Meninggal Setiap Jam Akibat Penyakit Tuberkulosis

Binti Mufarida , Jurnalis-Selasa, 07 Juli 2020 |13:47 WIB
 Kemenkes: 13 Orang Meninggal Setiap Jam Akibat Penyakit Tuberkulosis
Foto: Illustrasi Okezone.com
A
A
A

“Tetapi ada hal yang menarik bahwa kita punya alat yang bisa juga dipakai untuk Covid dan bisa juga dipakai untuk TBC. Jadi, tetapi itu juga menjadi suatu masalah karena kita berdampingan Covid dan TBC, ini bisa dilakukan bersama-sama,” katanya.

“Nah kemudian, kalau pun juga diagnosis mungkin kalau Covid ini kan PCR (polymerase chain reaction), sama sebenarnya kalau TB kan pakainya TCM. Tetapi yang satunya (Covid) di swap ya, yang satunya (TB) cuma dahak. Itu golden standar, jadi sama-sama,” jelas Wiendra.

Selain itu, Wiendra memastikan bahwa Covid-19 belum ada vaksin ataupun obatnya. Namun, berbeda dengan TB yang sudah ada obatnya. Bahkan kini bisa didapatkan gratis di pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia.

“Nah inilah yang saya sampaikan bahwa Covid juga tetap kita obati, sekalipun belum ada obatnya ya, itu perbedaan. Tetapi TBC sudah ada obatnya," pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement