Kapal Tanker Terbakar di Pelabuhan Belawan, 1 Orang Jadi Tersangka

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Selasa 07 Juli 2020 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 608 2242731 kapal-tanker-terbakar-di-pelabuhan-belawan-1-orang-jadi-tersangka-yuel0BV39b.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

MEDAN – Polisi menetapkan satu orang tersangka dalam insiden terbakarnya kapal tanker MT Jag Leela di galangan kapal milik PT Waruna Shipyard Indonesia di Pelabuhan Belawan, Medan pada 11 Mei 2020 lalu.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, tersangka adalah SN alias Sandi, warga Dusun Krajan Baru, Sronok, Banyuwangi, Jawa Timur. Sandi merupakan salah seorang pekerja di perusahaan galangan kapal tersebut.

“Tersangka diduga lalai hingga menyebabkan kebakaran yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia dan atau mengalami luka. Yang bersangkutan disangka melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 118 KUHP dan Pasal 359 KUHP,” kata Tatan, Selasa (7/7/2020).

 Baca juga: Tim Labfor Polri Akan Periksa Kapal Tanker yang Terbakar di Belawan 

Penetapan tersangka, lanjut Tatan, dilakukan setelah pihaknya melakukan olah tempat kejadian pekara dan memintai keterangan sebanyak 27 orang saksi. Dari hasil olah TKP, ditemukan kabel las dan jepitan kabel las serta pemotong las di atas tangki slop dekat tangki COT 6.

“Dari saksi yang kami periksa, barang-barang itu disebut digunakan oleh Sandi Nova saat melakukan pembersihan di atas tanki slop dengan menggunakan alat las yang diduga menjadi menyebabkan ledakan dan terbakar pada bagian tangki slok dan tangki Cot 6,” terangnya.

 Baca juga: Ini Identitas 7 Korban Tewas Kebakaran Kapal Tanker di Belawan

Ledakan dan kebakaran itu sendiri telah menyebabkan sebanyak 7 orang meninggal dunia, termasuk tersangka Sandi. Sebanyak 20 orang lainnya juga menjadi korban luka dalam insiden tersebut.

“Kerugian akibat insiden itu mencapai Rp300 miliar,” terang Tatan.

Namun Tatan mengaku, pihaknya tidak melanjutkan penyidikan atas insiden kebakaran tersebut, karena tersangka telah meninggal dunia.

“Perkara dihentikan penyidikan demi hukum karena tersangka meninggal dunia. Itu sesuai dengan Pasal 77 KUHP yang mengugurkan hak menuntut karena tersangka meninggal dunia. Selain itu, pemilik kapal dan keluarga korban juga sudah berdamai,” tukasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini