JAKARTA – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 pada 9 Desember mendatang, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjajaki koalisi dengan Partai Demokrat (PD). Hingga saat ini, sedikitnya ada 30 daerah yang sudah dipastikan kedua partai mengusung pasangan calon yang sama.
”Tadi dihitung sudah 30-an (daerah) dengan Demokrat,” ujar Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Ami atau Cak Imin) di sela menerima kunjungan Ketua Umum DPP PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2020).
Baca Juga: AHY Temui Cak Imin di Kantor PKB Bahas Pilkada
Angka tersebut masih sangat mungkin bertambah karena hingga saat ini, dari 270 kabupaten/kota dan provinsi yang akan menggelar pilkada tahun ini, PKB sendiri baru mengeluarkan rekomendasi untuk 80 pasangan calon. Sayangnya, Gus Ami tidak mau merinci daerah mana saja koalisi PKB-PD dalam Pilkada serentak 2020 nanti.
Selain soal pilkada, dalam pertemuan tersebut juga dibahas berbagai isu lainnya seperti tantangan pandemi Covid-19, ekonomi nasional yang semakin berat menghadapi ancaman krisis. Juga soal koalisi kedua partai politik dalam isu-isu di parlemen.
”Kita berharap produktif lagi mengabdi dan menghasilkan produk-produk DPR yang dibutuhkan masyarakat. DPR yang mampu menghasilkan keputusan baik APBN, undang-undang, dan sistem pengawasan yang membantu masyarakat mengatasi jangka pendek pandemi Covid-19, dan jangka panjang ekonomi nasional secara menyeluruh. Moga-moga kebersamaan Demokrat dan PKB selalu terjaga dengan baik,” kata Gus Ami.
Sementara itu, AHY mengatakan, PD dan PKB ada banyak kesamaan dan keselarasan dalam melihat Indonesia secara utuh. Salah satunya dalam bidang politik, kedua partai ingin mewujudkan politik yang berkeadaban dan juga menyatukan.