Rustam menyatakan lewat rapid test ini dapat memudahkan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Jakarta Barat untuk melakukan treasing terhadap pegawainya yang positif Covid-19. Dengan begitu, akan mencegah penyebaran Covid-19 semakin sempit.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk kita mengetahui sampai sejauh mana karyawan karyawati ASN yang ada di Jakbar apakah sudah terpapar atau belum. Khususnya pada karyawan ASN atau PJLB yang ada di kantor Walikota. Tetapi juga kita kembangkan ke teman-teman Kejaksaan, dari BPN, dan karyawan-karyawati kecamatan kelurahan juga ikut disini," jelasnya.
Dalam kegiatan ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat meninjau lokasi rapid test. Anies juga berbincang sejenak dengan Koordinator Wilayah Sub Gugus Tugas Covid-19 BIN, Sony Arifianto dan Walikota Jakarta Barat Rustam Effendi.
Dalam pelaksanaan Rapid Test ini, BIN menyediakan 1.000 alat rapid kit, sama seperti sehari sebelumnya. Selain itu, 2 unit mobile laboraturium untuk test PCR atau swab test juga disediakan bersama 2 unit mobile ambulance.
Mobile Lab ini diperuntukan bagi masyarakat yang menunjukan hasil reaktif dari hasil rapid test. Kemampuan mobile lab ini bisa melakukan uji sampel sebanyak 300 per harinya dan bisa diketahui hasilnya selama kurang lebih 5 jam.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.