Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menteri LHK: Kampung Tangguh Nusantara TNI-Polri untuk Lawan Dampak Covid-19 dan Perubahan Iklim

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis-Jum'at, 10 Juli 2020 |10:53 WIB
Menteri LHK: Kampung Tangguh Nusantara TNI-Polri untuk Lawan Dampak Covid-19 dan Perubahan Iklim
Foto: Dok KLHK
A
A
A

Akan Identifikasi 7.024 Kampung se-Indonesia

Sementara itu, Menteri LHK, Siti Nurbaya dalam kunjungannya kali ini tampak secara serius memperhatikan kondisi sekeliling lahan tambak dan mangrove. Menteri Siti mengamati serta ornamen bangunan pada areal seluas sekitar 1,5 hingga 2 hektare tersebut yang tertata apik dan produktif.

Pada aspek lingkungan dan perubahan iklim desa-desa seperti ini, kemudian langkah Kampung Tangguh Nusantara merupakan langkah adaptasi iklim yang sangat potensial. Di lokasi ini juga terdapat 3.000 meter persegi tanaman mangrove yang telah berusia 3 tahun. Terdapat juga mangrove yang baru berusia 3-4 bulan. Pola ini sangat baik, seperti halnya pola-pola yang serupa dengan konsep Program Kampung Iklim (Proklim).

Menurut Menteri Siti, pola ini juga baik untuk penanganan kelompok dengan Perhutanan Sosial, misalnya untuk tambak udang di daerah pesisir. Dirinya juga langsung menghubungi Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) KLHK, dan memerintahkan untuk mempelajari 7.024 Kampung Tangguh Nusantara pada aspek adaptasi iklim.

Menteri Siti saat itu juga menugaskan, Dirjen PPI untuk koordinasi dengan Asisten Operasi (Asops) Kapolri. “Tadi saya sudah bicara dengan Kapolri dan beliau setuju untuk langkah kolaborasi. Kita akan identifikasi 7.024 Kampung Tangguh Nusantara se-Indonesia dan melihat apakah sudah ada yang terkait dengan Proklim binaan KLHK yang sebanyak 2.775 unit di Indonesia," ungkap Menteri Siti.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement