Menteri Siti menegaskan, apabila nanti kolaborasi Kampung Tangguh Nusantara dan Proklim dilaksanakan, maka akan menjadi agenda yang cukup ideal untuk pengendalian perubahan iklim dengan pola keterlibatan masyarakat di tingkat tapak. "Maka dari itu, kita akan kolaborasikan,” ujar Menteri Siti.
“Saya sedang memikirkannya juga untuk kolaborasi program hutan sosial khususnya di wilayah pesisir seperti ini. Terima kasih bahwa jajaran TNI-Polri telah mendorong agenda besar ini,” lanjutnya.
Pada akhir kegiatan kunjungan kerjanya, Menteri Siti menyatakan bahwa pola Kampung Tangguh Nusantara maupun Proklim, perlu dilakukan replikasi di berbagai daerah di Indonesia.
"Saat ini kita memiliki lebih dari 70.000 desa di Indonesia dan akan berkali lipat jumlahnya. Bisa 4 atau 5 kali lipat jumlah kampung per desa, dan akan sangat meluas di Indonesia. Makanya agenda seperti ini harus mendapatkan dukungan yang serius. Hari ini saya hadir bersama Menteri Desa PDTT, kami akan dukung bersama dan kita bangun kolaborasinya,” tutup Menteri Siti optimis .
CM
(Yaomi Suhayatmi)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.