Besok Jambi Terapkan Belajar Offline, Orangtua Diharapkan Antar Jemput Siswa

Minggu 12 Juli 2020 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 12 340 2245118 besok-jambi-terapkan-belajar-offline-orangtua-diharapkan-antar-jemput-siswa-hS8GMyLXsx.jpg Ilustrasi. Foto: Okezone

JAMBI – Setelah sebelumnya memberlakukan relaksasi ekonomi, sosial, dan kemasyarakatan untuk memulihkan perekonomian, kini Pemerintah Kota Jambi melakukan hal serupa di sektor pendidikan.

Wali Kota Jambi Syarif Fasha mengatakan relaksasi dilakukan berdasarkan usulan para kepala sekolah mengingat selama dua bulan terakhir proses belajar mengajar secara daring tidak dapat diikuti semua siswa.

Terdapat hampir 500 anak tingkat SMP yang tidak dapat belajar secara daring karena tidak memiliki fasilitas seperti smartphone atau laptop.

“Pertanyaannya apakah akan kita biarkan saja? Tidak, maka atas dasar itulah satuan pendidikan SD-SMP mengusulkan untuk diberikan kesempatan kegiatan pendidikan offline. Satgas Covid-19 Kota Jambi memutuskan untuk uji coba (Senin 13 Juli 2020) dan ini tidak boleh dipaksakan. Yang belum siap tidak apa-apa,” ujar Fasha kemarin.

Dia menambahkan pada tahun ajaran baru yang dilaksanakan 13 Juli mendatang, proses belajar mengajar akan dilakukan secara offline maksimal 3 jam per hari.

Baca Juga: 13 Juli Tahun Ajaran Baru, Pemkot Bogor Belum Izinkan KBM Tatap Muka

Hal sesuai dengan Surat Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 245 tahun 2020 tentang penetapan pelaksanaan relaksasi di bidang pendidikan pada Tahun Ajaran 2020/2021.

Fasha menjelaskan, jadwal pembelajaran diatur sedemikian rupa agar mengurangi waktu bertemu antar siswa. Untuk jadwal tersebut, di antaranya kelas VI SD masuk pukul 07.15 WIN lalu pulang pukul 10.15 WIB.

Kelas V SD masuk pukul 08.15 WIB lalu pulang 11.15 WIB, dan kelas IV SD masuk pukul 09.15 WIB pulang pukul 12.15 WIB.

Baca Juga: Tahun Ajaran Baru, Pemprov DKI Luncurkan Portal Siap Belajar Optimalkan PJJ

Kemudian kelas IX SMP masuk pukul 07.15 WIB pulang pukul 08.15 WIB, kelas VIII masuk pukul 08.15 WIB pulang pukul 11.15 WIB, dan kelas VII masuk pukul 09.15 WIB pulang pukul 12.15 WIB.

"Siswa diharapkan diantar jemput oleh orangtua, tidak ada jam istirahat. Bawa bekal dari rumah, karena kantin belum boleh dibuka,” ujar Fasha.

Apabila nantinya orangtua tidak bisa menjemput anaknya pulang sekolah, maka akan dilayani Dishub Kota Jambi yang telah bekerja sama dengan Bus Trans Koja. "Nantinya orangtua tinggal membayar ongkos yang ditentukan," ucapnya.

“Jadi Senin bisa untuk uji coba. Kepada kepsek kami ingatkan untuk menjalankan protokol kesehatan tanpa ada tawar menawar. Kalau membandel akan kami evaluasi,” tukas Fasha.

Sementara setiap sekolah sejak kemarin memberikan angket kepada orangtua siswa untuk menyatakan mau atau tidaknya anak mereka mengikuti pembelajaran secara offline di sekolah.

“Teknisnya kita serahkan ke sekolah dan disdik. Jadi nanti tahu berapa jumlah siswa yang akan datang. Selain itu di kelas juga dibatasi jumlah siswanya. Sementara yang tidak mau offline bisa secara daring,” jelasnya.

Sementara untuk siswa baru khususnya kelas I SD, diperbolehkan datang sekolah hanya dengan waktu 1 jam untuk melihat sekolah dan berkenalan dengan wali kelas. Itupun waktunya setelah siswa lainnya telah selesai belajar, atau di atas jam 12 siang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini