Puluhan Akun Twitter Tokoh Terkenal Diretas untuk Promosikan Penipuan Mata Uang Kripto

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 16 Juli 2020 09:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 16 18 2247178 puluhan-akun-twitter-tokoh-terkenal-diretas-untuk-promosikan-penipuan-mata-uang-kripto-y1sx8BkUwY.jpg Foto: Twitter.

PENIPU dicurigai telah meretas dan mengambil alih banyak akun Twitter terkenal, termasuk akun mantan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Bill Gates, Elon Musk, Bos Amazon Jeff Bezos, dan Kanye West, dan menggunakannya untuk melakukan penipuan mata uang kripto.

Serentetan peretasan yang nyata terjadi pada Rabu sore (15/7/2020), dengan akun Twitter Musk mengirimkan sejumlah cuitan termasuk alamat bitcoin, menawarkan untuk membagikan ribuan dolar dalam mata uang elektronik, setelah dia menerima USD1.000 pertama.

Posting dari akun Twitter Musk yang diretas segera diikuti oleh penawaran serupa dari akun Bill Gates, Kanye West, Jeff Bezos dan Joe Biden. Akun beberapa perusahaan, termasuk Apple, juga terkena peretasan dan menyebarkan pesan penipuan itu, demikian diwartakan RT.

Meskipun masih belum jelas bagaimana para peretas mendapatkan akses ke begitu banyak akun, Twitter telah mengakui pembobolan keamanan itu dan mengatakan sekarang "menyelidiki dan mengambil langkah-langkah untuk memperbaikinya."

Selain selebriti, miliarder, perusahaan, dan kandidat presiden, beberapa akun yang terkait dengan pertukaran mata uang kripto dan layanan keuangan lainnya juga dibajak, semuanya mengirimkan penawaran menipu serupa menggunakan alamat bitcoin yang sama.

Peretasan ini tampaknya sedang berlangsung, dengan semakin banyak akun penting yang bergabung dengan gelombang tweet, yang sebagian besar telah dihapus, di antaranya adalah mantan Presiden AS Barack Obama.

Berita intrusi besar-besaran membuat saham Twitter anjlok hampir 4 persen setelah pasar tutup, menurut Reuters.

Meski pelanggaran keamanan itu bukan masalah pertama Twitter dengan peretas, namun ini mungkin merupakan yang terbesar dalam sejarah platform media sosial itu. Tahun lalu CEO Twitter, Jack Dorsey juga mengalami peretasan.

Menurut alamat bitcoin yang disediakan dalam tweet itu, penipuan tersebut telah mengumpulkan hampir USD120.000 dalam mata uang kripton dari lebih dari 350 transaksi.

(dka)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini