JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta semua pihak untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Tidak hanya bagi para penyelenggara tapi juga kontestan dan tim sukses.
“Protokol kesehatan diikuti. Kalau ada yang kontestan tidak bisa mengatur pendukung tim suksesnya sampai terjadi iring-iringan masa, konvoi, ya jangan dipilih lah,” kata Tito mengutip siaran pers Kemendagri, Jakarta, Jumat (17/7/2020).
Baca Juga: Antisipasi Kekosongan Kepala Daerah saat Pilkada Serentak, Mendagri Siapkan Plt dan Pjs

Dia mengatakan, kepatuhan kontestan dalam penerapan protokol kesehatan menggambarkan kepemimpinannya. Menurutnya, jika calon kepala daerah tidak bisa mengatur pendukungnya maka akan sulit mengurus rakyat.
“Bagaimana mau mengatur masyarakat yang jumlahnya ratusan ribu, puluhan ribu, baru mengatur 200 orang 300 orang tidak bisa,” ujarnya.
Baca Juga: Bawaslu Buat Posko untuk Warga Belum Terdaftar sebagai Pemilih Pilkada 2020
Ditambahkan Tito, salah satu konsekuensi pelaksanaan pilkada di tengah pandemi adalah harus dijalankan sesuai dengan protokol kesehatan. Di mana, hal ini telah diatur melalui Peraturan KPU dan Peraturan Bawaslu yang telah melalui konsultasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.