Katedral Abad 15 Prancis Diduga Dibakar, Pemadam Kebakaran: Tidak Seperti Notre-Dame

Rahman Asmardika, Okezone · Minggu 19 Juli 2020 07:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 19 18 2248650 katedral-abad-15-prancis-diduga-dibakar-jaksa-gelar-penyelidikan-D9vQDhoikN.jpg Foto: BBC.

NANTES - Kebakaran yang terjadi di sebuah katedral di kota Nantes, Prancis diyakini telah dimulai dengan sengaja, hal itu diumumkan jaksa penuntut setempat.

Menurut keterangan Jaksa Pierre Sennes, tiga kebakaran dimulai di lokasi itu dan saat ini pihak berwenang telah melakukan penyelidikan atas dugaan pembakaran tersebut.

Api menghancurkan jendela kaca patri dan organ besar di katedral abad ke-15 Saint-Pierre-et-Saint-Paul di Nantes. Insiden itu terjadi hanya setahun setelah kebakaran dahsyat yang menyebabkan kerusakan berat di Katedral Notre-Dame Paris.

BACA JUGA: Gereja Notre Dame Terbakar saat Sedang Direnovasi

Namun kepala pemadam kebakaran setempat mengatakan kebakaran di Nantes telah diatasi dan "bukan skenario seperti Notre-Dame".

"Kerusakan terkonsentrasi pada organ, yang tampaknya benar-benar hancur. Platform tempat ia berada sangat tidak stabil dan berisiko runtuh," kata Laurent Ferlay kepada wartawan sebagaimana dilansir BBC.

Atap katedral belum tersentuh oleh kobaran api, katanya.

Presiden Emmanuel Macron bereaksi melalui cuitan di Twitter: "Setelah Notre-Dame, Katedral St Peter dan St. Paul terbakar. Mendukung para pemadam kebakaran yang mengambil semua risiko untuk menyelamatkan permata Gothic."

Kebakaran itu mulai terjadi pada pagi hari, dengan api besar terlihat dari luar gedung. Lebih dari 100 petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikannya setelah beberapa jam.

BACA JUGA: Nostradamus Disebut Telah Ramalkan Kebakaran di Katedral Notre-Dame

Sennes mengatakan polisi nasional akan terlibat dalam penyelidikan dan seorang ahli kebakaran sedang dikirim ke Nantes untuk membantu investigasi.

"Ketika kami tiba di tempat di mana kebakaran terjadi, ketika Anda melihat tiga kebakaran terpisah, itu masalah akal sehat, Anda membuka penyelidikan," katanya.

Agen surat kabar Jean-Yves Burban mengatakan dia mendengar ledakan sekitar pukul 07:30 waktu setempat dan melihat api ketika dia keluar untuk melihat apa yang terjadi.

"Saya terguncang karena saya sudah di sini delapan tahun dan saya melihat katedral setiap pagi dan sore. Ini katedral kami dan saya menangis (melihatnya)," katanya kepada Reuters.

Ini bukan kebakaran pertama yang terjadi di katedral itu. Saint-Pierre-et-Saint-Paul rusak oleh pengeboman Sekutu selama Perang Dunia II pada 1944, dan kemudian pada 1972 atapnya sebagian besar dihancurkan.

Katedral itu dibangun kembali 13 tahun kemudian dengan struktur beton menggantikan atap kayu.

Pada 2015 api besar menghancurkan sebagian basilika Santo Donatien di Nantes.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini