Iran Eksekusi Mata-Mata CIA yang Terlibat dalam Kematian Jenderal Soleimani

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 20 Juli 2020 12:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 20 18 2249080 iran-eksekusi-mata-mata-cia-yang-terlibat-dalam-kematian-jenderal-soleimani-V7c9kKMsRv.jpg Ilustrasi.

TEHERAN – Iran pada Senin (20/7/2020) mengeksekusi seorang pria yang didakwa melakukan kegiatan mata-mata untuk Amerika Serikat (AS) dan Israel, termasuk dengan memberitahu lokasi Jenderal Qassem Soleimani yang terbunuh dalam serangan udara AS pada Januari.

"Hukuman Mahmoud Mousavi Majd dilakukan pada Senin pagi atas tuduhan spionase sehingga kasus pengkhianatannya terhadap negaranya akan ditutup selamanya," jelas seorang sumber pengadilan pada Mizan Online.

BACA JUGA: Komandan Pasukan Elite Iran Tewas dalam Serangan Roket di Bandara Irak

Pada konferensi pers awal bulan ini, Juru Bicara Pengadilan Iran Gholamhossein Esmaili, mengatakan bahwa Majd dihukum karena memata-matai pasukan bersenjata Iran "terutama Pasukan Quds dan tentang keberadaan dan pergerakan martir Jenderal Qasem Soleimani" untuk sejumlah besar uang dari Mossad Israel dan Badan Intelijen Pusat AS (CIA).

Iran pada Februari menjatuhkan hukuman serupa untuk Amir Rahimpour, seorang lelaki lain yang dihukum karena memata-matai AS dan berkonspirasi untuk menjual informasi tentang program nuklir Iran.

Pada Desember Teheran mengumumkan bahwa mereka telah menangkap delapan orang "yang terkait dengan CIA" dan terlibat dalam protes skala nasional yang meletus bulan sebelumnya karena kenaikan harga gas yang mengejutkan.

BACA JUGA: Iran Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Trump, Minta Interpol Keluarkan Red Notice

Teheran juga mengatakan bahwa mereka telah membongkar lingkaran mata-mata CIA, menangkap 17 tersangka antara Maret 2018 dan Maret 2019 dan menjatuhkan hukuman mati pada beberapa di antara mereka.

Presiden Donald Trump pada saat itu menolak klaim itu sebagai "sepenuhnya salah".

Soleimani, salah satu pemimpin utama Pengawal Revolusi Iran, tewas pada 3 Januari dalam serangan yang ditargetkan oleh pasukan AS di Bandara Internasional Baghdad.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini