"Nah saat ini yang kita lakukan menyeimbangkan ekonomi dengan kesehatan. Nomor satu kesehatan, nomor dua ekonomi. Kita harus mempertahankan ini kalau Bogor terus landai (kasus covid-19) artinya sudah menemukan titik keseimbangan ekonomi jalan protokol kesehatan dipenuhi," ucap Bima.
Namun jika nanti ditemukan penularan Covid-19 yang masif atau dalam kondisi buruk, tidak menutup kemungkinan akan kembali ke fase PSBB awal.
Baca Juga : PSBB Proporsional Bodebek Resmi Diperpanjang hingga 1 Agustus
"Tapi begitu ada kondisi buruk, tidak menutup kemungkinan kita balik lagi. Sangat mungkin jika terjadi eskalasi gugus tugas memutuskan untuk PSBB. Kita harapkan tidak terjadi. Kita harap terus masuki fase adaptasi kebiasaan baru," tuturnya.
Baca Juga : SIKM Dihapus, Penumpang di Terminal Pulo Gebang Naik 20%
(Erha Aprili Ramadhoni)