Langkah Inggris itu telah memicu kemarahan China yang menyebutnya sebagai “campur tangan brutal”. Beijing berjanji akan merespon dengan tegas jika Inggris menarik diri dari pengaturan ekstradisi tersebut.
Hubungan politik dan ekonomi antara Inggris dan China menjadi tegang dalam beberapa bulan terakhir.
Raab merujuk sejumlah ketegangan selama pidatonya, termasuk keputusan pemerintah Inggris untuk melarang perusahaan China, Huawei untuk mengoperasikan jaringan 5G negara itu.
(Rahman Asmardika)