LAMPUNG – Imbas pandemi virus corona (Covid-19), pemerintah terpaksa menerapkan belajar online. Hal itu dilakukan guna mencegah penularan penyakit tersebut.
Sayangnya tidak semua siswa dengan mudah mengikuti proses belajar online itu. Pasalnya masih ada sejumlah siswa yang berasal dari keluarga tak mampu sehingga tak punya uang untuk membeli paket internet.
Contohnya pada Kamis (23/7/2020) tepat pada Hari Anak Nasional, empat pelajar yang terdiri dari siswa SMP dan SMA di Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, terpaksa mencari sinyal internet di kebun pisang yang lokasinya dekat dengan tempat pembuangan sampah, sekaligus persis di belakang kos-kosan.
Di sana mereka akhirnya memperoleh wifi gratis yang dipancarkan dari kos-kosan yang berada di Jalan Nangka, Sepang Jaya, tersebut.
Baca Juga: 1.295 Anak Terpapar Virus Corona di Jawa Timur, Kebanyakan Tertular Orangtua
Salah satu dari sejumlah anak tersebut, Ahya Ali yang merupakan pelajar SMA mengatakan ia sudah meminta izin dari pemilik kos untuk mengakses wifi secara gratis.
“Ini ada sinyal dari kos. Ini dibolehin, tapi di sini (dibelakang, tepatnya kebun pisang). Kalau di dalam, takut ganggu anak kosnya,” ujarnya pada Kamis (23/7/2020).