BEKASI – Sepekan sudah pengungkapan kasus jenazah hilang di Kampung Pulo Bambu, Desa Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi belum menemukan titik terang.
Pihak keluarga jenazah Aji Prabowo masih terus menunggu kabar baik dari pihak kepolisian, yang sampai saat ini masih terus mencari pelaku pengambilan jenazah di tempat pemakaman umum (TPU) Karang Bahagia.
"Kami tetap menunggu kabar dari kepolisian mengenai fakta-fakta baru pengungkapan pencurian jenazah ini. Kami kepingin tahu, motifnya apa sih, tega betul orang berbuat seperti itu," kata Sripeni (55) yang merupakan orangtua jenazah Aji Prabowo ketika ditemui Okezone di kediamnnya, Sabtu (25/7/2020).
Sripeni pun mengaku tak habis pikir mengapa orang yang tak bertanggung jawab itu tega mengambil jenazah anaknya, yang sudah tenang di akhirat sana. "Padahal anak saya semasa hidup itu gak pernah main macem-macem. Anaknya penurut, gak pernah gitu main yang enggak-enggak," jelas dia.
Sampai-sampai, kata Sripeni, ketika maut mengambilnya. Aji, merupakan anak yang tidak pernah meninggalkan Shalat. "Rajin anaknya, dia pas narik aja (ngojek online) penumpangnya suruh nunggu," kenang Sripeni.
Dia pun berharap jenazah anaknya itu tidak dibuat oleh pelaku pencurian ke hal-hal yang menyimpang dari agama. "Harapanya begitu, jangan sampai ke hal-hal yang mengarah ke mistis, saya terus berdoa kepada Allah," kata dia.
(Amril Amarullah (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.