Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

259 Rumah Warga Bolmong Terendam Banjir

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Sabtu, 25 Juli 2020 |20:22 WIB
259 Rumah Warga Bolmong Terendam Banjir
Banjir di Bolmong rendam sedikitnya 259 rumah warga (Foto : Istimewa)
A
A
A

BOLMONG - Sedikitnya 259 rumah warga serta 301 kepala keluarga (KK) menjadi korban banjir di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Banjir terjadi setelah hujan cukup deras membuat debit air sungai Ongkag Dumoga dan Bendung Toraut meluap dan menggenangi pemukiman warga serta merusak fasilitas umum lainnya dengan ketinggian air 50 cm-200 meter pada Sabtu (25/7/2020) pukul 03.30 Wita.

Beberapa lokasi yang terdampak banjir menurut Kabid Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong, Rafik Andhika Alamri, di antaranya Kecamatan Dumoga Barat meliputi Desa Doloduo sebanyak 17 unit rumah terdampak (19 KK / 60 jiwa ), Desa Doloduo III sebanyak 25 unit rumah terdampak (25 KK / 75 jiwa).

“Jalan penghubung Desa Doloduo III - Desa Toraut juga amblas dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua,” ujar Rafik seperti dilansir dari Sindonews.com.

Sementara untuk Desa Ikhwan sebanyak 10 unit rumah terdampak (11 KK / 35 jiwa). Kemudian Desa Wangga Baru ada 29 unit rumah terdampak (32 KK / 96 jiwa). “Di Desa Matayangan terjadi 10 titik longsoran pada ruas jalan Doloduo-Molibagu penghubung Kabupaten Bolmong dan Kabupaten Bolsel,” ujarnya.

Lalu yang terdampak juga berada di Kecamatan Dumoga Tengah meliputi Desa Kosio Induk sebanyak 8 unit rumah (14 KK / 39 jiwa). Jembatan Kosio penghubung Kecamatan Dumoga Tengah dan Kecamatan Dumoga Barat pukul 07.00 Wita amblas pada bagian oprit sepanjang -/+ 7 meter.

Selain itu di Desa Kosio Barat sebanyak 170 unit rumah juga terdampak atau (200 KK / 600 jiwa). “Sedangkan di Kecamatan Dumoga Utara yang meliputi Desa Dondomon, Desa Dondomon Utara dan Desa Dondomon Selatan mMasih dalam pendataan,”jelas Rafik.

Baca Juga : Diguyur Hujan Lebat 9 Jam, 8 Desa di Bone Kebanjiran

Kata dia, setelah menerima informasi kejadian bencana banjir dan yanah longsor yang melanda 3 kecamatan di wilayah Dumoga, BPBD Bolmong langsung berkoordinasi dengan instansi terkait yakni Dinas PU, Balai Jalan Nasional dan Balai Sungai untuk penanganan di lokasi kejadian.

“Saat ini tim dari Balai Jalan Nasional bersama Dinas PU dan BPBD sedang melakukan kajian langsung di lokasi untuk pembuatan jembatan darurat serta pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan,” jelasnya.

Menurutnya kebutuhan masyarakat yang saat ini sangat mendesak yaitu meliputi mMakanan siap saji, perlengkapan tidur, alat berat dan jembatan darurat. (aky)

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement