Dihempas Badai, Kapal Tongkang Bermuatan 9000 Ton Batubara Terdampar

Agregasi KR Jogja, · Minggu 26 Juli 2020 19:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 26 512 2252402 dihempas-badai-kapal-tongkang-bermuatan-9000-ton-batubara-terdampar-6fpHKxAw3V.jpg Kapal tongkang yang terdampar di Cilacap (foto: Maksum N/KRJogja)

CILACAP - Akibat dihempas badai laut selatan, kapal tunda atau Tug Boat (TB) Voyager 6.OM 206 beserta tongkangnya, yang ditariknya bermuatan batu bara sebanyak 9.004 MT (metrik ton) terdampar di Pantai Kemiren Kelurahan Tegalkamulyan, Cilacap Selatan.

Sepuluh anak buah kapal (ABK) nya berhasil diselamatkan, sedangkan kapal serta muatannya hingga Minggu (26/07/2020) masih teronggok di pantai Kemiren.

Salah satu ABK Kapal, Abdul Azis Masemba mengatakan, kapal TB Voyager 6 dengan jumlah awak kapal sebanyak 10 orang berangkat dari pelabuhan Bunati Sebamban Kalimantan Selatan, dengan tujuan Pelabuhan Cilacap, mengangkut batu bara sebanyak 9.004 MT. Pada Jumat 24 Juli 2020 sekitar pukul 17.00 WIB, TB Voyager 6 sampai di perairan Cilacap, dan saat itu angin bertiup kencang sehingga tidak memungkinkan kapal untuk lego jangkar. Sehingga nahkoda kapal memutuskan kapal TB Voyager 6 tetap melaju, berputar-putar.

 Kapal

Namun naas, saat itu datang badai dengan angin kencang dan gelombang tinggi yang menghantam kapal tersebut sehingga laju mengakibatkan TB Voyager tidak terkendali dan terdampar dan kandas di sekitar perairan TPI Kemiren.

“Sebenarnya kapten kapal sudah berusaha membawa kapal TB Voyager ke tengah laut lagi, namun karena angin yang bertiup kencang sekitar 70 knot dan arus laut masih sangat yang kuat dan gelombang laut yang mencapai ketinggian 3 meter, sehingga mendorong kapal TB Voyager ke pinggir pantai,” katanya.

Hingga saat ini, belum ada upaya menarik kapal naas tersebut ke tengah laut. Sedang cuaca di laut di perairan Cilacap, diselimuti angin masih kencang dengan gelombang laut tinggi.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini