TANGERANG - Ratusan kilogram sabu diamankan Badan Narkotika Nasional (BNN) dari sebuah toko beras di Jalan Prabu Siliwangi, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.
Enam tersangka yang ditangkap rupanya masuk dalam jaringan narkotika antar pulau, bahkan termasuk dalam jaringan Internasional. Sabu tersebut telah diedarkan ke berbagai negara di Asia Tenggara.
"Jaringan Internasional yakni Malaysia, Myanmar, Vietnam, dan Thailand. Untuk jaringan lokal ada Jakarta, Sumatera Utara, Aceh, Lampung," ujar Kepala Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari di lokasi penggerebekan, Selasa (28/7/2020).

Pengedaran sabu juga dilakukan di dalam negeri. Sabu tersebut dikirimkan ke berbagai daerah di Indonesia seperti Jakarta, Lampung, Sumatera Utara, dan Aceh. Namun, pihak BNN masih akan menyelidiki lebih lanjut pendistribusian barang haram tersebut.
"Kita akan konfirmasi kembali jaringan-jaringan mana yang terlibat dan oleh karena itu kami akan segera berkoordinasi melalui agen-agen, dan petugas-petugas narkotika sejenis di negara-negara tetangga terutama Asean," tuturnya.
Untuk saat ini, BNN belum bisa menjelaskan secara detail darimana barang haram tersebut berasal. Pihaknya saat ini masih menyelidiki darimana para tersangka mendapatkan sabu tersebut. Namun, truk pengangkut sabu berkedok karung jagung itu dipastikan berasal dari daerah Sumatera.
"Nanti kita jelaskan asal barangnya darimana. Yang jelas kendaraan ini dari Sumatera masuk ke Jakarta dan untuk sementara disimpan di tempat ini seolah-olah ini adalah gudang beras," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.