Tanya Jawab Korban Penyiksaan, Kuping Dicubit Pakai Tang

Fachrizal, iNews · Selasa 28 Juli 2020 12:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 28 608 2253246 tanya-jawab-korban-penyiksaan-kuping-dicubit-pakai-tang-mY94MxFT6D.jpg Muhammad Jefry Yono korban penyiksaan (berbaring). Foto: iNews

LABUHANBATU - Muhammad Jefry Yono melapor ke polisi usai dirinya disiksa secara sadis. Ia dipukuli pakai benda tumpul, satu kuku kaki kirinya dicabut.

Kasubbag Humas Polres Labuhanbatu AKP Murniati Rambe menjelaskan, laporan kasus ini yaitu STPLP,787,VII,2020,SPKT RES-LBH. Tindak lanjutnya, kata dia kemarin, adalah sudah dilakukan penanganan dan petugas memeriksa 7 saksi.

Sementara IM oknum anggota dewan yang diduga sebagai salah satu pelaku, saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, menyerahkan proses hukum kasus ini kepada kepolisian. “Karena kasus ini sudah ditangani aparat penegak hukum, jadi kalau ada pertanyaan lebih lanjut silakan koordinasi dengan pengacara saya,” ucapnya.

Lalu bagaimana sebenarnya penyiksaan yang dialami Muhammad Jefry Yono? Berikut penuturan korban tersebut:

Bagaimana kondisi saat ini?

Lumayan sehat.

Abang dipukul, dianiaya pakai apa?

Pakai gancu sama tang untuk nyubit kuping sama nyabut kuku kaki bang.

Pakai tang?

Iya.

Apalagi?

Alatnya tang, gancu, kayu sama batu.

Batunya diapakan?

Batu dileparkan ke kaki.

Baca Juga:   Kasus Penyiksaan Sopir yang Kukunya Dicabut, Polisi Periksa 7 Saksi 

Kayu?

Kayu untuk memukul badan, sampai patah kayunya bang.

Saat ini bagian mana yang masih terasa sakit?

Kepala masih sakit. Kalau tidur sakit.

Sebetulnya apa permasalahannya?

Ga ada bang, cuma karena kelamaan mengembalikan kereta (sepeda motor yang dipinjam) itu aja bang.

Baca Juga:  Anaknya Disiksa Dicabut Kukunya, Ibu: Saya Mohon Pak Polisi Memproses Kasus Ini 

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini