Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Anji dan Hadi Pranoto Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Penyebaran Hoaks

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Senin, 03 Agustus 2020 |22:36 WIB
Anji dan Hadi Pranoto Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Penyebaran Hoaks
Anji. (Foto : Instagram)
A
A
A

JAKARTA – Musikus sekaligus YouTuber, Anji, dan Hadi Pranoto dilaporkan ke polisi karena diduga menyebarkan hoaks di media sosial. Laporan itu dibuat oleh Ketum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid di Polda Metro Jaya.

"Hari ini kami laporkan dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong oleh akun channel YouTube milik Anji ke SPKT Polda Metro Jaya," ujar Ketum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid pada wartawan, Senin (3/8/2020).

Menurutnya, konten yang ditayangkan di chanel YouTube Anji pada Sabtu, 1 Agustus, menuai banyak pertentangan. Bahkan, pernyataan narasumber di channel tersebut ditentang akademisi, ilmuwan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, hingga masyarakat.

"Persoalannya pernyataan yang disampaikan si profesor itu ditentang, pertama tentang swab dan rapid test. Dikatakan dia punya metode dan uji yang jauh lebih efektif, yakni digital teknologi dengan biaya hanya Rp10-20 ribu," tuturnya.

Faktanya, kata dia, biaya untuk rapid test dan swab itu mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah sehingga bakal menimbulkan kericuhan dan anggapan adanya pihak-pihak yang hendak meraup keuntungan dari rapid test dan swab. Bahkan, narasumber Hadi Pranoto itu menyatakan kalau sudah adanya temuan obat Covid-19, yang mana bertentangan dengan pendapat IDI.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement