Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Inpres Covid-19, Panglima TNI Tekankan Pentingnya Kedisiplinan

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Sabtu, 08 Agustus 2020 |15:46 WIB
Inpres Covid-19, Panglima TNI Tekankan Pentingnya Kedisiplinan
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto
A
A
A

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memimpin rapat dengan jajaran TNI membahas Evaluasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Dalam rapat yang dilakukan secara virtual tersebut membahas tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

(Baca juga: Inpres Jokowi soal Sanksi Protokol Kesehatan Ubah Perilaku Masyarakat)

Kebijakan ini, menurut Panglima TNI sangat diperlukan karena tren kasus positif di Indonesia belum melandai dan rasio angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia berada pada angka 4,65%.

"Untuk melaksanakan Instruksi Presiden tersebut, Panglima TNI memerintahkan seluruh Pangkotama dan Komandan Satuan Kewilayahan agar melaksanakan koordinasi yang baik dengan Forkopimda serta komponen lainnya untuk merumuskan implementasi Instruksi Presiden di wilayahnya masing-masing," kata Kabidpenum Puspen TNI Letkol Sus Aidil dalam keterangan resmi Puspen TNI pada Jumat (7/8/2020).

Selain itu Hadi juga memerintahkan Komandan Satuan Kewilayahan agar melaksanakan koordinasi secara intens dengan jajaran Polri dan instansi terkait lainnya untuk menggiatkan patroli penerapan protokol kesehatan di masyarakat khususnya di ruang publik.

Dalam rapat itu Hadi juga menjelaskan bahwa pandemi Covid-19 saat ini situasinya extra ordinary sehingga harus ditangani dengan extra ordinary juga.

Selama beberapa bulan ini, kata Hadi, TNI bersama Polri telah melaksanakan Operasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19.

Operasi pendisiplinan awalnya dimulai di empat Provinsi dan 25 Kabupaten/Kota yang melaksanakan PSBB, kemudian berkembang menjadi Operasi Pendisiplinan di seluruh wilayah Indonesia dengan prioritas di delapan provinsi.

Operasi Pendisiplinan yang telah dilaksanakan, kata Hadi, bersifat dinamis menyesuaikan dinamika pandemi dan Direktif dari Presiden RI Joko Widodo.

"Menurut Panglima TNI, perlu adanya evaluasi terhadap operasi yang sedang berjalan dan telah dilaksanakan, agar TNI dapat melaksanakan operasi selanjutnya dengan lebih baik. Sejak awal penanganan Covid-19, TNI menjadi tumpuan Pemerintah dan masyarakat dalam upaya pendisiplinan. Oleh karena itu, TNI juga harus menjadi contoh pelaksanaan disiplin tersebut," beber Aidil.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement