Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Khofifah Klaim Jatim Terendah PHK Saat Pandemi Covid-19

Avirista Midaada , Jurnalis-Sabtu, 08 Agustus 2020 |04:02 WIB
Khofifah Klaim Jatim Terendah PHK Saat Pandemi Covid-19
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto: Okezone.com/Avirista)
A
A
A

MALANG – Gubernur Jawa Timur atau Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengklaim wilayahnya tidak terdampak signifikan secara ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang merebak. Hal ini disampaikan Khofifah dihadapan Mendagri Tito Karnavian saat melakukan kunjungan di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (7/8/2020).

Menurutnya ada beberapa faktor yang membuat perekonomian di Jawa Timur tak terlalu buruk meski pandemi Covid-19 merebak. Pertama angka investasi di Jawa Timur yang disebut mengalami peningkatan hingga 59,2 persen.

"Kami ingin menyampaikan sebagai syukur dan nikmat angka investasi di Jatim mengalami peningkatan 59,2 persen. Angka PMA (Penanaman Modal Asing) dan PNDM (Penanaman Modal dalam negeri) jadi titik penyemangat kami didalam pandemi Covid-19, kepercayaan investor di Jatim cukup tinggi," ujar Khofifah.

Faktor kedua selain investasi yang meningkat yakni angka pemutusan hubungan kerja (PHK) di Jatim yang masih bisa dikendalikan.

"Posisi Jatim sampai akhir Juni kemarin, PHK terendah di Jawa ada di Jatim, artinya koordinasi kami di Forpimda provinsi dan kota kabupaten sangat baik kalau semua berjalan seiring itu," tuturnya.

Karena itu mantan menteri sosial ini terus mengingatkan protokol kesehatan Covid-19 harus seiring dan sejalan dengan penguatan sektor ekonomi.

"Kami berharap suasana kondusif ini bisa menjadi penguatan ekonomi, seminggu lalu ada klaster baru, dan kami koordinasi dengan bupati dimana orang - orang berkerumun kalau kita tidak menjaga dengan sangat hati - hati," tukasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement