Mantri Waduk Gebyar, Nanang Ade Setyanto mengatakan kekeringan memaksa petani memanfaatkan sumur bor untuk mengairi sawah.
“Sekarang petani menggunakan sumur pantek atau sumur bor. Selain itu, petani juga masih memanfaatkan air dari sungai besar yang masih mengalir lumayan. Jumlah petani yang terdampak cukup banyak. Kalau dihitung dengan area petani yang memanfaatkan sumur bor, maka jumlahnya bisa ribuan hektare,” jelas Nanang sebagaimana dikutip dari Solopos.
Waduk Brambang
Mantri Waduk Brambang, Kedawung, Sragen, Gunawan, menyampaikan waduk yang dijaganya mengering sejak 1 Agustus lalu. Dia menjelaskan debit air dari Bendung Krikilan yang menyuplai air ke Waduk Brambang, kecil, rata-rata 75-100 liter per detik.
Gunawan menyampaikan, petani yang memanfaatkan air Waduk Brambang sangat terdampak. Namun ia tidak bisa memprediksi jadi tidaknya petani panen di tengah kekeringan seperti sekarang.