Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Sedih Dokter dan Keluarganya yang Positif Corona

Muhamad Rizky , Jurnalis-Selasa, 11 Agustus 2020 |07:00 WIB
Cerita Sedih Dokter dan Keluarganya yang Positif Corona
Dokter Sandi Nugraha (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Prabowo mengunggah video dari seorang dokter yang membagikan kisah keluarganya yang terkena virus corona. Dalam video tersebut, sang dokter meluapkan rasa kesedihannya.

Video yang diunggah ganjar melalui media sosial Instagram @ganjar_pranowo yang dilihat Okezone, pada Selasa (11/8/2020) itu, seorang dokter spesialis anak bernama dr Sandi Nugraha menceritakan bagaimana ia dinyatakan positif virus Covid-19.

Sandi yang bertugas di RSUD dr Moewardi, Surakarta, Jawa Tengah itu mengatakan bahwa berdasarkan hasil tracing ternyata anaknya juga dinyatakan positif corona. "Ternyata cobaan tidak sampai disini anak saya positif. Tidak percaya rasanya tapi saya harus menjalani cobaan ini," kata Sandi dalam video tersebut.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tinjau Pembuatan Vaksin Covid-19 di Bandung Hari Ini

Sebelumnya, ayah Sandi yang juga dokter spesialis THT yakni dr Wahyu Hidayat juga dinyatakan positif corona, dan harus dirawat di rumah sakit. Wahyu pun akhirnya meninggal akibat penyakit tersebut.

"Ayah saya mengalami gangguan nafas yang cukup berat dan akhirnya beliau dirawat menggunakan alat bantu nafas sampai akhirnya ayah saya semakin perburukan-perburukan," ungkapnya.

"Dan ayah saya dinyatakan meninggal dunia setelah dirawat enam hari di rumah sakit. Waktu itu saya harus berbesar hati, ayah saya wafat dalam keadaan Covid-19," tutur Sandi.

Sedihnya, kata Sandi, ia tidak bisa memandikan ayahnya secara langsung dan juga menyolatkan. Hingga akhirnya ayah Sandi kemudian dimakamkan dan keluarga juga dilarang mendekat.

Baca Juga: Kang Emil Daftarkan Diri Menjadi Relawan Uji Vaksin Covid-19 

Sandi pun berpesan kepada masyarakat luas jangan pernah meremehkan virus corona, sebab sudah banyak yang menjadi korban. Karena itu, ia meminta untuk mematuhi selalu protokol kesehatan dan menjaga keluarga dari bahaya virus corona.

"Tolong kepada masyarakat jalankan protokol kesehatan sebaik mungkin hindari berkerumun jaga keluarga kita, maksimalkan dirumah dengan keluarga kita, karena kesempatan bersama keluarga kita adalah kesempatan yang aman sungguh berharga," tandasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement