Dia menyebut, data yang diimput oleh Pemprov Jabar merupakan data yang dihitung secara kumulatif, sehingga wajar bila data Kota Bekasi tertinggi positif corona.
Baca Juga : Pantau Iklan Politik Pilkada 2020, Bawaslu Gandeng Facebook
Baca Juga : Di Depan Jokowi, Puluhan Relawan Disuntik Vaksin Covid-19
"Jadi kalau sekarang 680 itu akumulasi kasus, terus dihitung kan dari Maret. Ini dihitung orang yang kena. Kalau hari ini paling tinggi di Jabar ya iya lah. Dari awal. Tapi iakau hari ini 680 yang terditeksi, penuh itu RS," kata dia.
Meski begitu, politikus Golkar itu mengaku tak ambil pusing, karena prasarana Kota Bekasi dalam menangani kasus positif Covid-19 ini sudah memadai. "Kecepatan dalam mengantisipasi baik yang diisolasi maupun yang dirawat (sudah bisa diatasi)," ungkap dia.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.