Apakah Inovasi Produk Penting di Masa Pandemi? Ini Jawabannya

Fitria Dwi Astuti , Okezone · Jum'at 14 Agustus 2020 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 1 2262346 apakah-inovasi-produk-penting-di-masa-pandemi-ini-jawabannya-UKoTup9a9j.jpeg Foto: Dok Okezone

Inovasi sangat diperlukan untuk menjaga keberlangsungan industri di tengah kondisi krisis pandemi Covid-19 seperti saat ini, yang mana telah melemahkan daya beli konsumen dan perekonomian di semua sektor.

Terlebih untuk Indonesia tengah beranjak menuju tahap pemulihan pasca-Covid 19, agar usaha tetap survive dan menjadi besar di masa new normal, ada beberap strategi khusus yang harus dilakukan para pelaku usaha salah satunya dengan melakukan inovasi.

Inovasi bisa dilakukan untuk meningkatkan efisiensi produksi, maupun menawarkan produk baru yang lebih baik bagi lingkungan dan konsumen. Seperti salah satu pengusaha muda yang sukses menghantarkan inovasi produk usahanya yaitu keripik singkong pedas asal Bandung yang dikemas dalam kemasan menarik yang menembus mancanegara.

Dalam program Indonesia Digital Market, yang digagas platform media online Okezone dan di dukung oleh HSBC Fusion, kami berkesempatan mengundang sosok pengusaha muda yang menginspirasi seperti Reza Nurhilman lewat akun-instagram okezone, untuk membagikan inspirasi dan membangkitkan semangat para pengusaha muda agar tetap produktif dan berinovasi di tengah pandemi Covid-19.

Reza menceritakan awal mula dia berbinis pada 2010 saat duduk di bangku kuliah, sosok pemuda satu ini memberanikan diri untuk melakukan inovasi bisnis dengan brand yang dia ciptakan sendiri yang kini #Ternyatabisajadibesar dan terkenal di seluruh penjuru Indonesia.

“ Awal mula saya berinovasi menciptakan bisnis secara independen, saat saya hobi makan dan membeli keripik singkong yang dijual di kota Bandung pada 2008, saya berpikir keripik ini enak dan bisa jadi ladang uang, kemudian saya memberanikan diri untuk menjual kembali yang di kemas dengan kemasan yang lebih menarik dan dipasarkan dengan brand nama sendiri” ujarnya.

Reza pun tak enggan membagikan rahasia suksesnya di usia muda yang dirintis secara independen, kini keripik pedas miliknya telah berkembang menjadi besar.

“Agar bisa jadi besar, kita harus unik dalam membangun bisnis mulai dari perencanaan sistem pemasarannya, packaging-nya dan brand-nya seperti apa, apalagi di dunia digital saat ini membuat kita semakin mudah memasarkan produk bisnis kita. Sistem pemasaran yang saya buat terbilang nyentrik. Saya membuat akun khusus di platform sosial media seperti Twitter, Facebook dan Instagram dan menginformasikan para pecinta keripik pedas ini bahwa keripik pedas saya bisa di dapat di berbagai lokasi termasuk di berbagai stand mobil yang lokasinya kami usahakan dekat dengan rumah mereka. Hal ini membuat orang banyak penasaran dan kemudian berbondong-bondong membeli keripik pedas saya” jelasnya.

Di masa pandemi saat ini, Reza membagikan tips agar bisnis menjadi besar dan tetap survive di masa new normal, ada strategi khusus yang bisa dilakukan untuk para pengusaha muda saat ini.

“ Di masa pandemi ini, membuat masyarakat tak banyak melakukan aktivitas di luar rumah, sehingga berdampak pada ekosistem bisnis, namun saya berusaha membuat strategi agar bisa tetap survive dan besar di new normal. Salah satunya adalah bahwa kita harus kreatif dengan cara mempromosikan produk di berbagai platform sosial media, serta membentuk tim kreatif agar memperlihatkan sesuatu yang menarik dari produk usaha yang kita buat. Kemudian strategi lainnya adalah dengan memberikan promo besar-besar di berbagai marketplace agar para konsumen tetap bisa menikmati produk usaha kita meskipun dirumah aja” tegas pria 32 tahun tersebut.

Dalam membangun usaha, inovasi produk sangat diperlukan demi keberanglangsungan usaha tentunya agar bisnis menjadi besar dan tetap survive di masa new normal, serta mengikuti trend perkembangan jaman sehingga para konsumen tak bosan dengan produk bisnis yang ditawarkan.

“ Tentu inovasi produk sangat diperlakukan, agar dari hari ke hari semakin lebih baik dari segi kualitas dan mutu-nya. Jika dulunya keripik saya ini tidak ada level pedasnya kini saya berinovasi menciptakan sensasi level kepedasan yang berbeda, mulai dari level pedas 2-5, kini saya telah menciptakan hingga level 15. Tidak hanya itu, setelah memproduksi keripik dari bahan baku singkong dan basreng, kini berkembang menjadi keripik pare, keripik talas, batagor instan dan lain sebagainya yang #Ternyatabisajadibesar seperti sekarang ini ” pungkas Reza.

Program Indonesia Digital Market ini, digagas oleh platform media online Okezone, dan didukung oleh HSBC Indonesia yang terus berkontribusi dalam kemajuan dan pertumbuhan perekonomian Indonesia, khususnya dalam membantu pelaku UKM dalam mengembangkan bisnis mereka agar tumbuh menjadi lebih besar lewat HSBC Fusion.

Bagi Anda pelaku UKM, HSBC Fusion hadir sebagai solusi yang tepat di saat pandemi ini. HSBC Fusion menawarkan 3 keistimewaan layanan perbankan seperti:

Gives You Clarity – Anda dapat dengan mudah mengelola keuangan bisnis dan pribadi hanya dalam satu layanan.

Saves You Time - menghemat waktu Anda dalam transaksi bisnis dan pribadi Anda kapan saja dan dimana saja Anda berada melalui Business Internet Banking HSBC.

Get Ahead – menyediakan berbagai layanan tabungan, investasi dan pinjaman bisnis untuk memajukan bisnis dan tumbuh menjadi lebih besar.

Untuk mendaftar, hubungi Layanan Contact Centre HSBC Fusion di 1 500 501 atau kunjungi www.hsbc.co.id/fusion.

CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini