Sowan ke Gus Mus Usai Dikritik karena Tak Pasang Bendera di Alun-Alun, Bupati Rembang: Saya Terpukul

Musyafa, iNews · Rabu 19 Agustus 2020 10:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 19 512 2264298 sowan-ke-gus-mus-usai-dikritik-karena-tak-pasang-bendera-di-alun-alun-bupati-rembang-saya-terpukul-Oh3qXpcqhZ.jpg Gus Mus (kanan) terima kedatangan rombongan Bupati Rembang. Foto: Musyafa

REMBANG – Ulama Mustofa Bisri atau Gus Mus mengkritik Pemerintah Kota Rembang yang tidak memasang bendera di alun-alun kota tersebut pada momen peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Usai dikritik, Bupati Rembang Abdul Hafidz beserta jajarannya sowan ke rumah Gus Mus di Kompleks Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh–Rembang, hari ini, Rabu (19/8/2020).

Pantauan di lokasi, Abdul Hafidz ditemani Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto.

Pertemuan berlangsung selama 1 jam. Gus Mus sempat menyampaikan bahwa pada masa pandemi Covid-19, kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 RI terasa berbeda dibandingkan sebelum pandemi, sebab banyak lomba 17 Agustus ditiadakan.

Lomba tersebut ditiadakan guna mencegah kerumunan ditengarai sebagai salah satu faktor Covid-19 cepat menular dari orang ke orang.

Sebagai gantinya, warga berlomba-lomba memasang bendera dan umbul-umbul. Nah, Gus Mus berharap Alun-Alun Kota Rembang yang menjadi ikon daerah disemarakkan oleh bendera dan umbul-umbul sebagai bentuk kepedulian merayakan Hari Kemerdekaan RI.

Saat pertemuan, Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan siap bertanggung jawab atas kelalaian panitia HUT ke-75 RI. Ia sependapat dengan saran dari Gus Mus dan itu merupakan bahan masukan untuk rembang ke arah yang lebih baik.

“Teknis dari kementerian itu upacara dialihakan ke kantor dinas ke kantor bupati. Sehingga kemarin memang upacara kita lakukan di kantor bupati itu pun hanya terbatas, 30 orang. Persoalannya ini tidak hanya kedinasan tapi bagaimana mengangkat Rembang, lewat ruang-ruang publik ini menunjukkan Rembang ini peduli, berkomitemen menjunjung tinggi pahlawan kita, inilah yang saya terpukul,” ujar Abdul usai pertemuan.

Sebelumnya, pada Senin 17 Agustus 2020 Gus Mus mengkritik Pemerintah Kabupaten Rembang yang tidak memasang bendera di alun-alun kota. Kritik tersebut disampaikan melalui video vlog nya.

Video tersebut beredar luas. Barulah pada pukul 08.30 WIB sejumlah pegawai Pemkab Rembang memasang Bendera Merah Putih di Alun-Alun Rembang, kemudian disusul pemasangan bendera oleh para santri.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini