Lembaga Dewan Adat Gelar Doa Bersama Sambut Tahun Baru Islam

Bramantyo, Okezone · Kamis 20 Agustus 2020 04:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 20 512 2264802 lembaga-dewan-adat-gelar-doa-bersama-sambut-tahun-baru-islam-NUGnkbTqPz.jpg Lembaga Dewan Adat gelar doa bersama di malam tahun baru Islam (Foto: Bramantyo)

SOLO - Tradisi kirab benda pusaka milik Keraton Kasunanan pada tahun baru Islam 1442 Hijriah atau malam 1 Suro dalam tradisi Jawa ini ditiadakan.

Pantauan okezone, biasanya, setiap malam 1 Suro, ribuan masyarakat selalu memadati Keraton sejak pagi hingga malam untuk mengikuti ritual kirab kerbau bule dan pusaka. Namun kali ini, jalanan Kota Solo, terutama jalur yang biasa dilalui tambok sepi.

Meski ritual kirab kerbau bule dan benda pusaka ditiadakan untuk mencegah penyebaran virus corona, namun pada tahun ini Lembaga Dewan Adat (LDA) memilih untuk menggelar doa bersama di masjid Agung, Kraton Kasunanan.

Baca Juga:  Meski Dilarang, Warga Bekasi Tetap Gelar Pawai Obor

Ketua Eksekutif Lembaga Hukum Dewan Adat Keraton Surakarta K.P.H Eddy Wirabhumi mengatakan sebenarnya doa bersama di masjid Agung ini tak hanya digelar disaat kirab 1 Suro ditiadakan dikarenakan pandemi Covid-19.

Doa bersama selalu digelar setiap pergantian tahun baru Islam. Hanya saja doa bersama ini diikuti Sentono dalem maupun abdi dalem dengan menerapkan protokol Covid-19.

"Setiap tahun baru itu selain kirab benda pusaka juga ada doa bersama. Jadi doa bersama ini pun selalu digelar setiap pergantian tahun baru Islam bersamaan dengan kirab benda pusaka. Jadi tak hanya kali ini saja digelar dikarenakan kirab ditiadakan," papar Eddy Wirabumi pada Okezone, Rabu (19/8/2020) malam.

Menurut Wirabumi, tradisi malam satu Suro menitikberatkan pada ketentraman batin dan keselamatan. Sehingga langkah tepat jika menggelar doa bersama. Termasuk mendoakan bagi negara Republik Indonesia.

"Kraton yang merupakan satu kesatuan tak terpisahkan dari Negara Republik Indonesia, selalu mendoakan negara tercinta disetiap doannya. Dan Momen doa bersama yang digelar di masjid Agung ini, juga mendoakan agar pandemi Covid-19 ini bisa segera berlalu dari bumi pertiwi," imbuhya.

Baca Juga:  Tradisi 1 Suro Ditiadakan, Ratusan Polisi Disebar Cegah Kerumunan Warga

Wirabumi menyampaikan maaf pada masyarakat luas yang biasannya ikut dalam tradisi menyambut tahun baru dengan acara berkeliling (kirab) juga doa bersama tidak bisa dilakukan.

"Mohon maaf kita tidak bisa selenggarakan namun tidak berarti tidak bisa berdoa. Karena doa bisa darimana saja," ujarnya.

Sementara itu di dalam Kraton Kasunanan juga tengah menggelar acara. Informasi yang diterima Okezone, acara yang digelar di dalam Keraton adalah miosan Raja. Hanya saja, karena sifatnya terbatas. Sehingga yang bukan Sentono dalam dan abdi salam tak diizinkan masuk ke dalam Keraton.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini