Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Program Integrasi Universitas Gunadarma Mudahkan Mahasiswa dalam Belajar secara Virtual

Karina Asta Widara , Jurnalis-Senin, 24 Agustus 2020 |15:15 WIB
Program Integrasi Universitas Gunadarma Mudahkan Mahasiswa dalam Belajar secara Virtual
Foto: Dok Okezone
A
A
A

JAKARTA- Selama masa pandemi Covid-19 sejumlah perguruan tinggi masih menjalankan perkuliahan mahasiswa pada semester ganjil tahun ajaran 2020/2021 digelar dengan metode kuliah jarak jauh.

Seperti yang dilakukan oleh Universitas Gunadarma yang merupakan universitas swasta terbaik di Indonesia yang hingga kini masih menjalankan kuliah jarak jauh atau secara daring. Pelaksanaan kuliah jarak jauh akan selalu dievaluasi seiring dengan perkembangan kondisi terakhir.

Di antara kebijakan yang diambil ialah menonaktifkan kegiatan perkuliahan di lingkungan kampus untuk melakukan sterilisasi serta melakukan karantina mandiri mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan, termasuk tidak melakukan aksi pertemuan di tempat umum sekaligus menghidupkan perkuliahan dan bimbingan tesis/skripsi secara daring.

Namun, dengan tradisi perkuliahan secara konvensional, pilihan melakukan pembelajaran secara daring dari kediaman masing-masing tidak mudah dilakukan. Pertama, memerlukan kesiapan perangkat dan tentu paket data internet yang masih dikelola secara mandiri.

“Ya, memang tidak mudah kuliah daring. Apalagi sebagian mahasiswa saat ini ada yang di kampung. Apalagi masih ada kendala seperti jaringan internet,” terang Prof. Budi Hermana Kepala BAPSI (Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi) Universitas Gunadarma.

Kedua, tidak semua dosen dan mahasiswa siap mengoperasikan sistem pembelajaran secara daring dengan cepat, termasuk juga mempersiapkan bahan perkuliahan secara digital. Pembelajaran dari luar kampus tentu menjadi bagian yang juga telah diamanahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, sehingga lebih memfokuskan diri pada upaya transfer pengetahuan dan keterampilan kepada mahasiswa. Kebijakan itu juga bisa mendorong mahasiswa agar bisa lebih inovatif dan kreatif dalam belajar (student centered learning).

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement