Gempa susulan yang terjadi di Bengkulu, terang Sabar, rerata dengan kedalaman dangkal, akibat aktivitas zona subduksi. Di mana hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Hingga saat ini, kata Sabar, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa M 5.2 yang berpusat di Barat Daya, Kota Bengkulu.
''Masyarakat Bengkulu diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,'' pungkasnya.
Baca Juga: BMKG Catat 11 Gempa Susulan di Bengkulu Sepanjang Kamis Kemarin
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.