Siswi Meksiko Dirampok dan Diikat Saat Hadiri Kelas Online Via Zoom

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 26 Agustus 2020 16:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 26 18 2267869 siswi-meksiko-dirampok-dan-diikat-saat-hadiri-kelas-online-via-zoom-qCpIDoGjeH.jpg Foto: Newsflash.

SEORANG siswi sekolah Meksiko diikat dan disumpal oleh pencuri yang memasuki rumahnya, sementara teman-teman sekelasnya menyaksikan kejadian mengerikan itu melalui aplikasi obrolan Zoom.

Perampok itu masuk ke rumah saat gadis, yang dari nama di layarnya diidentifikasi sebagai Ariana Sofia Hernandez Aldama, menerima pelajaran daring melalui Zoom di rumahnya di Kota Durango, di Negara Bagian Durango, barat laut Meksiko.

Rekaman dimulai ketika Ariana telah diikat dan disumpal dan duduk tak bergerak, tampaknya tidak melakukan perlawanan dan membuat marah perampok, yang terlihat berkeliaran di properti dengan memakai topi bisbol.

BACA JUGA: Pasangan Berhubungan Intim Tertangkap Kamera dalam Rapat Zoom

Setelah melihat-lihat rumahnya, perampok itu kembali, menurunkan kamera komputernya agar dia bisa melakukan kejahatannya tanpa diawasi. Dia kemudian menggeledah rumah, menemukan beberapa kunci menggunakannya untuk mencuri mobil dan melarikan diri.

Direktur Keamanan Umum Kota, Antonio Bracho melaporkan bahwa teman-teman sekelas Ariana yang menyaksikan kejahatan itu secara langsung melalui daring, segera memanggil 911 untuk membantu gadis itu.

Aparat, Polisi Pencegahan dan Penyidik Kejaksaan Negeri Durango, langsung mendatangi rumah korban meski penyerang sudah melarikan diri, demikian diwartakan Daily Mail.

Tetangga pun menelepon ibu korban yang tiba di alamat secepatnya untuk mengecek keadaan putrinya.

BACA JUGA: Seorang Pengusaha Terlihat Sedang Mandi dalam Pertemuan Virtual dengan Presiden Brasil

Gadis itu telah diberi konseling oleh Unit untuk Perhatian terhadap Keluarga dan Kekerasan Gender.

Baik polisi setempat dan Kantor Kejaksaan Durango melaporkan pencuri tersebut telah diidentifikasi, dan mereka sedang bekerja untuk menemukan keberadaannya. Pihak berwenang juga menyatakan bahwa kendaraan yang dicuri oleh penyerang telah ditemukan.

Antonio Bracho menunjukkan bahwa menurutnya hanya masalah waktu yang sangat singkat sebelum pencurinya ditangkap.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini