Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengamat: Harus Gunakan Cara yang Luar Biasa untuk Memburu Harun Masiku

Raka Dwi Novianto , Jurnalis-Rabu, 26 Agustus 2020 |09:01 WIB
 Pengamat: Harus Gunakan Cara yang Luar Biasa untuk Memburu Harun Masiku
Foto: Illustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Direktur Legal Culture Institute, M Rizqi Azmi mengomentari upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan menambah personil, untuk menangkap buronan mantan caleg PDIP Harun Masiku. Menurutnya, KPK saat ini seperti kehilangan akal dalam melakukan investigasi dalam pencarian sosok Harun Masiku.

"Sehingga KPK terkesan "lost of mind" dan gagal bertindak. Kemudian menyebabkan fungsinya sebagai extraordinary Bodies menjadi lemah karena mengikuti cara-cara biasa lembaga penegak hukum lainnya seperti kepolisian dan kejaksaan," kata Rizqi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/8/2020)

Menurut Rizqi, KPK harus menyadari kembali arti penting kehadirannya sebagai extraordinary bodies di tengah-tengah harapan masyarakat. Berdasarkan study UNODC, mendirikan lembaga baru seperti KPK akan memberikan “keuntungan” lebih banyak dalam memberantas korupsi.

 Harun Masiku

"Dibandingkan hanya mengandalkan lembaga penegak hukum yang telah ada seperti kepolisian dan kejaksaan, yang umumnya telah terjangkiti penyakit “korup”. Menggunakan komisi yang baru diharapkan memberikan “semangat” pemberantasan korupsi yang baru pula," katanya.

Oleh karenanya Rizqi menilai, kegiatan menambah kuantitas ini tidak di butuhkan KPK. Karena sejatinya KPK adalah badan tambahan istimewa dari aparat penegak hukum yang gagal menyelesaikan virus laten korupsi ini.

"KPK harus menunjukan kualitas dan diferensiasinya dalam menyelesaikan setiap kasus korupsi tidak hanya Harun Masiku," jelasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement