Pejabat Filipina Dipecat karena Berhubungan Intim dengan Sekretaris di Tengah Rapat Zoom

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 28 Agustus 2020 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 28 18 2269037 pejabat-filipina-dipecat-karena-berhubungan-intim-dengan-sekretaris-di-tengah-rapat-zoom-QkGjdhVOd2.jpg Foto: Facebook.

MANILA – Seorang pejabat pemerintah Filipina dipecat dari posisinya setelah ketahuan berhubungan seks dengan sekretarisnya selama konferensi daring (online) melalui Zoom.

Dewan Desa Fatima Dos di Provinsi Cavite berkumpul untuk melakukan pertemuan daring rutinnya ketika sebuah hal yang di luar dugaan terjadi. Bos mereka, Captain Jesus Estil muncul di layar tengah berhubungan seks dengan sekretarisnya.

Laporan media Filipina yang dilansir RT mengungkapkan bahwa Estil, yang dikenal gagap teknologi, tidak menyadari bahwa dia meninggalkan kameranya menyala. Kegiatan β€˜panas’-nya itu disaksikan oleh beberapa anggota staf dewan.

BACA JUGA: Siswi Meksiko Dirampok dan Diikat Saat Hadiri Kelas Online Via Zoom

Salah satu saksi merekam adegan itu dan rekaman itu segera menjadi viral di seluruh Filipina. Video tersebut bahkan menjadi topik perbincangan di media dan di acara chat.

Dalam video tersebut, Estil terlihat seperti berusaha mematikan kamera komputernya sebelum mengalihkan perhatiannya ke teman wanitanya. Karyawan lain dalam rapat tersebut melanjutkan sesi seperti biasa sebelum semua orang segera menyadari bahwa Estil dan wanita itu dengan penuh semangat melakukan hubungan seks.

Beberapa menit kemudian, Estil berjalan kembali ke seberang ruangan, sambil menarik celananya, untuk bergabung kembali dengan rapat tersebut.

BACA JUGA: Seorang Pengusaha Terlihat Sedang Mandi dalam Pertemuan Virtual dengan Presiden Brasil

Video viral tersebut dengan cepat menimbulkan keluhan kepada pihak berwenang, dan Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah mengatakan bahwa Estil akan dicopot dari jabatannya secepat mungkin.

Pejabat yang menangani pengaduan mengatakan departemen "akan melakukan segalanya" untuk menghukum Estil. Tak satu pun dari Estil mau pun sekretarisnya yang kembali bekerja sejak insiden itu terjadi.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini