JAKARTA – Lima pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), yaitu JS (28), MP (23), IN (33), AK (38), dan EAE (30) tak dapat berbuat banyak saat digelandang ke Mapolrestro Jakarta Timur, pada Kamis 27 Agustus 2020. Dua pelaku JS dan MP harus menahan rasa sakit akibat dihadiahi timah panas dari polisi.
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Arie Ardian Rishadi mengatakan, pelaku merupakan kawanan yang licin dalam menjalankan aksinya. Bagaimana tidak, 20 motor berhasil dicuri komplotan tersebut dalam waktu sebulan beraksi.
"Pengakuannya dalam satu bulan bisa mencuri 20 motor, target mereka dalam sehari mencuri satu motor. Satu motornya mereka jual seharga Rp2,5 sampai Rp3 juta ke penadah," kata Arie di Mapolrestro Jakarta Timur, Jumat (28/8/2020).
Berdasarkan keterangan pelaku kepada penyidik, saat menjalankan aksinya mereka selalu membawa senjata api jenis Revolver. JS dan MP yang berperan sebagai eksekutor pun tak segan melukai korbannya.

"Sebelum ditangkap pada 26 Agustus 2020 mereka terakhir beraksi di wilayah Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Kramat Jati. Untuk tersangka IN, AK, dan EAE berperan mengantar motor curian ke penadah," ujarnya.
Arie menuturkan, JS dan MP ditembak lantaran mencoba kabur saat diminta menunjukkan keberadaan penadah dari motor hasul curiannya. Adapun H dan K yang merupakan penadah saat ini masih buron.
"Berdasarkan keterangan tersangka penadah inisial H berada di Lampung. Sementara penadah inisial K berada di Karawang, Jawa Barat. Kita masi lidik keberadaan pelaku," tuturnya.
Baca Juga : Curi Motor untuk Beli Susu Anak, Pelaku: Aku Janji Tidak Mengulangi
Atas perbuatannya, kelima tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian disertai Pemberatan dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.
Baca Juga : Terekam CCTV, Maling Motor Beraksi di Depan Minimarket Kembangan
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.