Kunci keberhasilan penanganan Covid-19 di Sumut berada di tangan masyarakat. Diharapkan masyarakat terus disiplin, serta patuh mengingatkan satu sama lain. “Dan bergotong royong menjalankan protokol kesehatan dengan menjaga jarak setidaknya 1 – 2 meter, menyuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir dan kemudian menggunakan masker secara benar,” katanya.
Masyarakat juga diharapkan optimis dan bisa menjadi agen perubahan terhadap perilaku yang baru di tengah masyarakat.
“Mari kita ajak mereka bersama-sama dan kita ajak keluarga kita untuk menyadari ini, sehingga kita bisa menghentikan sebaran covid-19 ini. Kita bisa memulihkan Sumatera Utara yang kita cintai ini, kita pasti bisa,” ucap Aris.
Hingga tanggal 31 Agustus 2020, GTPP Covid-19 Sumut merekapitulasi data orang yang terpapar Covid. Diantaranya, kasus konfirmasi sebanyak 6.827 orang, meninggal 315 orang.
Gubernur melalui Juru Bicara juga menyampaikan ucapan turut berduka cita atas gugurnya pahlawan kesehatan yang bertugas di Sumut yaitu dr Daud Ginting dan dr Edwin Marpaung.
“Kami dari GTPP Covid-19 Provinsi Sumatera Utara turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya para pahlawan kesehatan, dr Daud Ginting dan dr Edwin Marpaung. Semoga amal ibadah mereka diterima Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” kata Aris.
Sampai saat ini tercatat ada 16 dokter di Sumut yang meninggal lantaran paparan Covid-19. Oleh sebab itu, menurut Aris, Gubernur sekali lagi mengingatkan untuk bersama-sama menjaga para tenaga medis dan tenaga kesehatan dari paparan Covid-19.
“Mereka juga sama dengan kita, berharap pandemi ini segera berakhir agar dapat segera kembali pada kehidupan normal seperti biasanya, berkumpul bersama keluarga dan melaksanakan aktivitas rutin seperti sedia kala,” kata Aris.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.