JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro mengatakan dalam rangka pengembangan vaksin Covid-19 akan segera dibentuk konsorsium vaksin Merah Putih.
“Pertama menyampaikan mengenai perkembangan vaksin merah putih, di mana kami akan segera membentuk konsorsium vaksin merah putih,” kata Bambang dalam Konferensi Pers di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Rabu (2/9/2020).
Konsorsium ini, kata Bambang, juga akan menunjang Bio Farma dalam konteks produksi. Dalam konteks produksi, seperti sudah disampaikan oleh Dirut Bio Farma dalam berbagai kesempatan. Tahun 2021, kapasitas Bio Farma diperkirakan bisa memproduksi sampai 250 juta unit atau 250 juta ampul,” kata Bambang.
Baca Juga: Wagub Sultra dan Sopirnya Positif Covid-19
Bambang mengatakan, konsorsium ini juga akan merangkul perusahaan swasta untuk untuk memproduksi vaksin. “Nah, untuk bisa menunjang Bio Farma, konsorsium vaksin merah putih juga akan merangkul perusahaan-perusahaan swasta, nasional yang saat ini sedang menyiapkan diri untuk bisa memproduksi vaksin. Tentunya mereka-mereka ini sedang mengajukan izin ke BPOM Badan Pengawas Obat dan Makanan untuk bisa mendapatkan izin yang namanya CPOB, cara produksi obat dengan baik,” jelasnya.
“Nah, kita harapkan pada waktunya mereka siap memproduksi vaksin. Dan tentunya bisa nantinya produksi di Indonesia memenuhi kebutuhan seluruh penduduk. Dan bahkan kemungkinan lebih dari 1 kali vaksinasi per penduduk,” jelas Bambang.
Demikian juga, kata Bambang dari yang sedang dikembangkan oleh Bio Farma akan melengkapi yang dikembangkan oleh konsorsium vaksin merah putih. “Di mana, untuk tentunya mengejar aspek kecepatan dalam pengembangan vaksin, maka Bio Farma seperti saat ini sedang melakukan kerjasama dengan Sinovac, bibit vaksin yang dikembangkan Sinovac, demikian juga dengan beberapa pihak lainnya,” katanya.
“Dan tentunya yang paling penting buat kita, vaksin yang kita temukan mudah-mudahan adalah vaksin yang efektif ya. Vaksin yang benar-benar cocok untuk menahan Covid-19,” jelas Bambang.
Baca Juga: Jakarta Kembali Jadi Provinsi Paling Tinggi Kasus Covid-19 Hari Ini
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.