Pendakian Gunung Arjuno & Welirang Dibuka, Kapasitas Dibatasi Hanya 500 Orang

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 03 September 2020 09:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 03 519 2271861 pendakian-gunung-arjuno-welirang-dibuka-kapasitas-dibatasi-hanya-500-orang-hPJVGpk4UI.jpg Gunung Arjuno - Welirang (foto: Dokumen UPT Taman Hutan Raya)

MALANG - Pengelola wisata Gunung Arjuno - Welirang memutuskan kembali membuka jalur pendakian saat menuju new normal pandemi Covid-19 ini.

Kepala UPT Taman Hutan Raya (Tahura), R. Soerjo Ahmad Wahyudi mengatakan, akses pendakian ke Gunung Arjuno-Welirang akan dibuka pada 5 September 2020 mendatang.

"Betul tanggal 5 September akses pendakian kami buka. Untuk registrasi simaksi pendaki sudah bisa dilakukan mulai tadi malam pukul 00.00 WIB, secara online tapi untuk pembayaran masih belum melayani non-tunai. Jadi pembayarannya tunai" ujar Wahyudi saat dikonfirmasi Okezone, Kamis (3/9/2020).

Meski telah dibuka, lanjut pria yang disapa Yudi ini, jumlah pendaki masih dibatas seperempat dari kapasitas maksimal di dua gunung tersebut.

 Pendakian

"Kapasitas maksimal 2500-an pendaki untuk Gunung Arjuno-Welirang seperempatnya sekitar 500-an lah. Itu satu kesatuan Arjuno dan Welirang. Total dalam kawasan 500 pendaki sehari," tuturnya.

Meski telah dibuka, pengelola hanya membuka dua pintu jalur pendakian saja, dari empat jalur pendakian. Jalur pendakian pertama melalui Sumberbrantas di Kota Batu dan Lawang di Kabupaten Malang.

"Yang dibuka hanya dua pintu masuk, di Lawang dan Sumberbrantas. Kenapa hanya dua? Karena sudah ada lampu hijau dengan pemerintah daerah (Pemda) setempat, kalau Pasuruan kami masih menunggu proses rekomendasi dari Pemda setempat," terangnya.

Pihaknya juga mengingatkan pendaki untuk tidak mendaki gunung lintas jalur, yang artinya masuk dan keluar harus melalui jalur pintu masuk yang sama. Dirinya juga tak bertanggungjawab bila ada pendakian di luar dua jalur pendakian yang telah dibuka.

"Pendaki tidak diperkenankan untuk lintas pendakian, dimana naik di sana turun. (Pintu) masuk keluar harus sama, karena nanti banyak faktor, apalagi pintu di kabupaten Pasuruan masih kami tutup," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini