Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bawaslu: 141 Bapaslon Langgar Protokol Kesehatan saat Daftar Pilkada 2020

Felldy Utama , Jurnalis-Sabtu, 05 September 2020 |21:15 WIB
Bawaslu: 141 Bapaslon Langgar Protokol Kesehatan saat Daftar Pilkada 2020
Komisioner Bawaslu Fritz Edward Siregar (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyampaikan tentang laporan hasil sementara pengawasan dalam tahapan pendaftaran Pilkada serentak 2020. Berdasarkan catatannya, sebanyak 141 bakal pasangan calon (Bapaslon) yang melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar menyampaikan bahwa data yang diterima pada proses pendaftaran Pilkada 2020 hari Jumat 4 September kemarin, sebanyak 315 Bapaslon yang mendaftar di 212 Kabupaten/Kota dan 2 provinsi.

"Dari 315 bapaslon tersebut yang melanggar ada sekitar 141 yang melanggar kesehatan, yang membawa arak-arakan," kata Fritz saat dihubungi iNews.id, Sabtu (5/9/2020).

Baca Juga: Daftar ke KPU Tangsel, Benyamin-Pilar Didampingi Airin

Fritz mengungkapkan, mereka telah melanggar ketentuan yang diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 6 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Pilkada serentak lanjutan di tengah kondisi bencana non-alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Selain itu, kata dia, Bawaslu juga sudah memberikan saran perbaikan kepada KPU dan Bapaslon terkait pelanggaran administratif yang telah dilakukan. Dia berharap, saran perbaikan yang telah dilayangkan Bawaslu bisa benar-benar menjadi peringatan agar tidak diulangi di tahapan-tahapan selanjutnya.

"Dan ya apabila tetap melanggar ya kita akan laporkan pada pihak yang berwenang, kepada kepolisian," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement