Bantuan itu bersumber dari Dana Kebajikan persembahan nasabah CIMB Niaga Syariah. Melalui program-itu CIMB Niaga Syariah ingin agar kehadiran perbankan syariah dapat dirasakan masyarakat luas. “Dengan begitu, manfaat nyata dari perbankan syariah dapat lebih merata, sejalan dengan konsep yang diusung yaitu Syariah untuk Semua,” jelas Aldilla.
Pihaknya juga menjalin kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan mengelola dan membantu program digitaliasi pengeloaan keuangan bagi perangkat desa. Melalui dukungan fasilitas digital banking yang mumpuni dan menjadi satu-satunya bank syariah yang masuk kedalam BUKU 4, Bung Aldilla berharap dapat membantu dalam pengelolaan anggaran.
“CIMB Niaga Syariah berusaha program-program yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi pemerintahan Kabupaten Bandung Barat, termasuk juga masyarakat Desa Puncaksari khususnya,” tuturnya.

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mengucapkan terima kasih atas bantuan mobil ambulance dari Bank CIMB Niaga Syariah yang diserahkan ke Desa Puncaksari. “Ini merupakan bantuan pertama dari perusahaan perbankan yang diberikan tahun ini di tengah pandemi COVID-19. Sehingga manfaatnya sangat besar, karena saat ini kondisi ekonomi masyarakat sedang terpuruk,” ungkap bupati.
Bantuan ambulance ini tentunya, lanjut bupati, akan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya bagi kepentingan warga Puncaksari dan juga warga desa lainnya. "Kalau mengandalkan anggaran Pemda sulit, apalagi di tengah kondisi COVID-19. Rumah tidak layak huni saja ada 22.000, lalu belum semua desa memiliki mobil ambulance. Saya ucapkan terima kasih dan semoga bantuan ini bisa digunakan oleh siapapun yang membutuhkan," tuturnya.