JAKARTA – Ketua KPU, Arief Budiman mengatakan, dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 di Indonesia ini bisa menjadi catatan sejarah. Pasalnya, Pilkada ini dilakukan di masa pandemi Covid-19.
Selain itu, kata dia, menjadi catatan sejarah pula apakah Indonesia mampu mencari jalan keluar dalam menghadapi situasi ini atau bakal menjadi pelajaran berharga bila Indonesia tak mampu mencari jalan keluarnya dan menaklukkan situasi saat ini.
"Penyelenggaraan Pilkada di Indonesia pun menjadi perhatian dari berbagai negara karena mereka banyak belajar tentang proses penyelenggaraan Pemilu tersebut. Sebab, kok berani ya Indonesia yang banyak pemilihnya menyelenggarakan Pemilu di masa pandemi," ujarnya pada wartawan, Kamis (10/9/2020).
Menurutnya, berbagai negara hendak belajar bagaimana Indonesia bisa menjaga demokratisasinya dalam Pilkada Serentak 2020 itu di masa pandemi Covid-19. Disamping itu, mereka hendak belajar bagaimana bisa Indonesia tetap menerapkan protokol kesehatan dalam Pilkada itu.
"Dalam kurun waktu 3 bulan, banyak yang meminta Indonesia menjadi narasumber, apa yang dikerjakan dalam proses pemilihan kepala daerah di masa pandemi," tuturnya.