Wajib Tahu, Wisata Wellness Tourism Menjadi Tren di Tengah Pandemi

Fitria Dwi Astuti , Okezone · Minggu 13 September 2020 18:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 13 1 2277111 wajib-tahu-wisata-wellness-tourism-menjadi-tren-di-tengah-pandemi-Vwsia2AAFw.jpg Foto: Dok Indonesia.Travel

Pandemi Covid-19 memberikan banyak dampak bagi sektor pariwisata. Meski beberapa bulan sempat lesu, sektor pariwisata di Indonesia kini mulai bangkit kembali. Bangkitnya industri pariwisata selaras dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di berbagai tempat wisata #DiIndonesiaAja.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengapresiasi disahkannya protokol kesehatan untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf). Protokol kesehatan itu sendiri disusun Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama para pemangku kepentingan dan kementerian terkait. Pengesahan itu tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/382/2020, tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19).

Wisata bertema Wellness Tourism #DiIndonesiaAja menjadi tren baru. Wellness tourism adalah wisata minat khusus yang bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh wisatawan. Di Indonesia, pengembangan pariwisata di sektor kesehatan sebenarnya telah diinisiasi sejak tahun 2012 lalu. Harapannya, dapat mewujudkan Indonesia sebagai destinasi Pariwisata Kesehatan Dunia.

Terkait wellness tourism, pemerintah Kabupaten Banyuwangi melakukan sertifikasi protokol kesehatan. Sertifikasi dilakukan untuk seluruh destinasi wisata, hotel, homestay, dan kafe serta restoran hingga warung kecil. Semua yang telah lulus uji protokol ketat yang dijalankan dan disupervisi para ahli Dinas Kesehatan diberi sertifikat dan disajikan di aplikasi Banyuwangi Tourism.

Banyuwangi menghadirkan semacam sertifikat adaptasi kebiasaan baru untuk memudahkan wisatawan dalam mencari destinasi yang sehat, cari warung rakyat dengan protokol Covid-19, homestay mana yang seluruh prosesnya sudah memenuhi standar kesehatan, dan lainnya. Sertifikat adaptasi kebiasaan baru ini juga membantu para pelaku usaha dan pengelola destinasi agar semakin laris dengan kunjungan wisatawan. Hal itu guna memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan baik oleh pelaku usaha.

Sejumlah protokol di objek wisata antara lain pembatasan jumlah pengunjung, menjaga jarak pengunjung, penyemprotan disinfektan rutin dan memberlakukan wajib menggunakan masker di tempat wisata. Wisatawan juga dicek suhu tubuhnya, pengunjung di atas 50 tahun di batasi. Semua petugas wajib memakai pelindung wajah dan masker.

Banyuwangi, Jawa Timur, punya banyak destinasi wisata. Kabupaten paling timur Pulau Jawa ini dijuluki juga sebagai the sunrise of java. Wilayah ini termasuk pertama merasakan cahaya matahari terbit atau sunrise di Pulau Jawa. Banyuwangi punya objek wisata darat, bawah laut, religi, budaya dan atraksi seni tradisi. Berikut destinasi wisata pilihan di Banyuwangi yang bisa jadi referensi :

Kampung Wisata Kopi Gombengsari

Paket wisata kopi yang diprakarsai oleh kelompok tani maupun perorangan ini menawarkan edukasi kopi, melihat proses pembuatan, hingga mencicipi kopi lokal. Anda bisa menikmati beragam jenis kopi lokal, seperti Kopi Lego, Kahyangan, Gandrung dan lainnya. Bentuk wisata desa gombengsari yang bisa Anda lakukan antara lain tur kebun kopi, mengenal jenis-jenis kopi, petik kopi, memproses kopi secara tradisional (sangrai, menumbuk, menyeduh).

Kawah Ijen

Kawah Ijen merupakan kawah asam terbesar di dunia. Di sepanjang jalan menuju kawah, Anda akan disuguhi pemandangan lautan awan yang indah dan bonus blue fire atau api biru. Kawah Ijen merupakan satu-satunya gunung berapi di Indonesia yang mengeluarkan lava pijar berwarna biru menyala. Hal tersebut disebabkan oleh tingginya kadar sulfur atau belerang.

Kawah Ijen (Indonesia.travel)

Pantai Merah

Kalau Sobat Pesona adalah peselancar pemula, Pantai Merah merupakan alternatif terbaik untuk mencoba berselancar. Karena ombaknya yang tidak terlalu tinggi dibandingkan dengan Pantai Plengkung. Tak hanya itu, Pantai Merah pun tidak memiliki terumbu karang di sepanjang garis pantainya. Suasana eksotis dan romantis di Pantai Merah akan terasa saat matahari mulai tenggelam di cakrawala. Hingga sering kali membuat decak kagum dari para wisatawan mancanegara.

 

Pantai Merah (Indonesia.travel)

Bangsring Underwater

Lokasi diving dan snorkeling ini merupakan lokasi konservasi laut yang dibangun dengan rumah terapung. Selama diving, Anda bisa lanjut ke pulau tabuhan dan pulau menjangan. Selain konservasi terumbu karang, Anda juga bisa bercengkrama dengan hiu jinak di kolam khusus yang disediakan. Cukup memacu adrenalin, nih.

Hutan De Djawatan

Hutan dengan akar pohon menjulur dengan lidahnya ini sering disebut-sebut masyarakat sekitar sebagai hutan Lord of The Rings. Di hutan ini juga terdapat pohon berjenis trembesi yang konon berumur 100 tahun loh. Buat pencinta alam lokasi ini sangat cocok untuk menikmati alam terbuka sekaligus berfoto ria.

 

Hutan De Djawatan (Okezone)

Banyuwangi adalah salah satu contoh lokasi yang pantas dipertimbangkan sebagai tempat wisata. Tidak ada salahnya bila Anda menghabiskan waktu di Banyuwangi selama beberapa hari untuk menikmati spot-spot wisata luar biasa. Mulai dari pantai, gunung hingga savananya, dijamin akan membuat Anda kagum. Wisatawan bisa merasakan Wellness Tourism di Banyuwangi. Bagi Anda yang masih bimbang memilih lokasi wisata yang akan dikunjungi, bisa mendapatkan berbagai referensi tempat wisata di sini.

CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini