15 Santri Pesantren Ini Positif Covid-19, Orangtua Diminta Tak Usah Cemas

Era Neizma Wedya, iNews · Senin 14 September 2020 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 14 610 2277514 15-santri-pesantren-ini-positif-covid-19-orangtua-diminta-tak-usah-cemas-R6I0t5dUjL.jpg Konferensi pers kasus positif Covid-19 di Pondok Pesantren Modern Ar-Risalah, Lubuk Linggau. Foto: Era Neizma

LUBUKLINGGAU - Sedikitnya 15 santri di Pondok Pesantren Modern Ar- Risalah, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, positif terpapar Covid-19. Seluruh santri itu kini sedang menjalani isolasi.

Ketua Pimpinan Pesantren Ar-Risalah Kota Lubuklinggau, Ustad Fahmi Atiq pada saat Konferensi Pers bersama dengan petugas Pukesmas Citra Medika Kota Lubuklinggau, mengatakan pihaknya berharap santri sembuh dan kembali belajar seperti sedia kala.

"Saya ingin jelaskan bahwa Covid-19 ini tidak seberbahaya yang diberitakan, makanya kita sebagai manusia ini akan melakukan ikhtiarnya, dan kami kepengen anak kami, ingin sehat dan menghapal Quran," jelasnya.

Memang sambung Fahmi sempat timbul kepanikan di kalangan wali santri, namun setelah diberi penjelasan barulah mereka mempercayai pihak pondok akan mengurus semua anak-anak yang terpapar Covid-19 hingga sehat.

Ia melanjutkan, meski sejumlah santri positif Covid-19, ada beberapa ibadah yang tak bisa dilewatkan, salah satunya sholat.

Baca Juga: 771 Santri Pesantren Darussalam Blokagung Positif Corona, Seluruh Akses Ditutup

"Proses belajar kita ada beberapa hal yang tidak bisa dikurangi, seperti sholat dan mengaji," ujar Fahmi.

Untuk menjamin kesehatan para santri, pihak pesantren mengikuti saran dari dari petugas dinas kesehatan, yaitu dilakukan pengecekan dini agar penularan Covid-19 bisa dihentikan.

"Karena masyarakat kita memandang ini aib dan padahal ini datangnya dari Allah, dan untuk anak-anak saat ini tidak bisa dipulangkan, karena takutnya apabila mereka terpapar dapat menularkan ke yang lain demi kebaikan bersama, ini juga saran dari dinas kesehatan," ucap Fahmi..

Sementara petugas Pukesmas Citra Medika Kota Lubuklinggau dr Darlela menjelaskan kronologi ditembukannya belasan santri positif Covid-19 di Pondok Pesantren Modern Ar- Risalah.

"Pada awal Selasa (8/9/202) kami datang untuk mengecek anak yang ada gejala, dan dicek dan hanya satu yang dapat. Lalu kami lakukan swab kepada anak tersebut dan besoknya hasilnya yang satu itu hasilnya positif Covid-19," kata dr Darlela dalam riliesnya kepada awak media.

Karena satu anak positif Covid-19, petugas pukesmas melakukan tracking kepada santri yang lainnya sehingga 49 santri yang diikutkan swab test.

Keesokan harinya lagi jumlah santri yang di swab sebanyak 79 orang. Dari ke-79 orang santri, 37 orang hasil swab-nya sudah keluar. Dari ke 37 orang itu hasilnya 22 orang negatif dan 15 orang dinyatakan terkonfirmasi Positif Covid-19.

"Kami dari pukesmas melihat mengenai protokol kesehatan, dan mengimbau kepada orangtua santri tidak usah cemas,” pungkasnya.

Baca Juga: Menag: Kalau Ada Covid-19 di Pesantren Segera Lapor, Biar Kami Bantu 

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini