Tersedot Pusaran Air, Bocah Kelas 2 SMP Meregang Nyawa

Sigit Dzakwan, iNews · Selasa 15 September 2020 22:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 340 2278362 tersedot-pusaran-air-bocah-kelas-2-smp-meregang-nyawa-s4e9Idvjho.jpg Warga mengevakuasi anak yang tenggelam saat mandi di sungai (Foto: Sigit Dzakwan)

KOTAWARINGIN BARAT - Tersedot pusaran air saat mandi di sungai, seorang bocah di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng) meregang nyawa, Selasa 15 September 2020 sekira pukul 10.00 WIB. Korban adalah PIS (12) warga Dusun Wanajaya RT 16, RW 5, Desa Sungai Rangit Jaya, Kecamatan Pangkalan Lada.

Kronologi kejadian pada Selasa sekira pukul 07.00 WIB korban sedang memancing ikan di sekitar Pelabuham Kalap atau seberang peramuan korintiga (gosongan), Kecamatan Kumai.

“Nah, kemudian korban ini mandi dan berenang. Pada saat yang bersamaan korban kehisap pusaran air dan sempat minta tolong warga lain yang memancing di sekitarnya,” ujar Kasi Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Kobar, Fahrul Laji kepada MNC Media, Selasa (15/9/2020) siang.

Baca Juga:  Hilang di Pantai Logending, Keberadaan Mahasiswi Cantik Masih Misterius

Para saksi yang kebetulan mancimg di kawasan pelabuhan Kalap hendak menolong, namun korban langsung menghilang tersedot air. “Ada tiga orang saksi yang melihat kejadian tapi tidak bisa menolong karena kejadian begitu cepat,” lanjut Fahrul.

Para pemancing lainnya pun kemudian mencari keberadaan korban, namun tak kunjung ditemukan. Warga sudah berusaha berpencar mencari korban di pinggiran sungai di sekitar pelabuhan namun tetap nihil.

“Tiga jam kemudian atau sekitar pukul 10.00 WIB warga menemukan korban di tepi pelabuan dan diangkat ke daratan ternyata sudah meninggal. Korban langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Wanajaya RT 16, RW 5, Desa Sungai Rangit Jaya, Kecamatan Pangkalan Lada,” katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini