Usut Kasus Kecelakaan Kerja di RSI Unisma, Polisi Tunggu Hasil Labfor

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 15 September 2020 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 519 2278062 usut-kasus-kecelakaan-kerja-di-rsi-unisma-polisi-tunggu-hasil-labfor-KnLxdPXTCT.jpg Lokasi kecelakaan kerja di RSI Unisma (Foto: Avirista Midaada)

KOTA MALANG - Kepolisian masih belum menemukan titik terang dalam kasus kecelakaan kerja di RSI Unisma. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dari tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur yang ikut turun melakukan penyelidikan.

"Hasilnya masih belum keluar. Mungkin bisa jadi dua mingguan lagi hasilnya akan keluar," ujar Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu, Selasa (15/9/2020).

Baca Juga:  Lift yang Dinaiki Ketua DPRD DIY Jatuh Akibat Talinya Putus 

Meski masih menunggu hasil labfor, namun pihaknya memastikan tetap akan menggali sejumlah bukti - bukti dan melakukan penyelidikan kecelakaan kerja yang menewaskan empat pekerja, hingga membuat enam pekerjanya terluka.

"Sudah kami periksa enam orang, mandor dan enam pekerja yang luka. Untuk kondisi sampai korban masih dalam perawatan, korban meninggal dunia tidak ada tambahan masih tetap," tuturnya.

Terkait pihak yang bertanggung jawab, Azi belum berani menjelaskan lebih lanjut. Menurutnya, harus ada mekanisme lebih lanjut yang dijalani bila ingin mengetahui pihak yang bertanggung jawab.

"Ada mekanisme dan tahapan yang harus dijalani, enggak serta merta menetapkan tersangka. Selesai memeriksa dan lidik baru ada tahap gelar perkara baru menetapkan tersangka," pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah kecelakaan kerja terjadi di proyek pembangunan gedung RSI Unisma yang berada di Jalan MT Haryono Kota Malang. Kejadian maut tersebut berlangsung pada Selasa siang sekitar pukul 12.30 WIB.

Baca Juga:  Polisi Periksa Lima Saksi Terkait Jatuhnya Lift Proyek di RSI Unisma

Evakuasi para pekerja yang terluka dan tewas sendiri baru bisa dilakukan Selasa sore, lantaran harus memastikan kondisi material di sekitar lokasi aman. Satu per satu korban luka dibawa dengan enam unit mobil ambulam sejak pukul 16.00 WIB.

Sedangkan empat pekerja yang tewas dievakuasi ke ruang forensik RSUD Saiful Anwar dengan empat mobil ambulans berbeda.

Kecelakaan kerja ini diduga disebabkan lift proyek yang seharusnya diperuntukkan khusus barang, bukan untuk orang dinaiki para pekerja yang akan naik menuju lantai 5. Namun, karena diduga kelebihan kapasitas orang hingga 11 pekerja yang naik lift jatuh. Tali sling lift putus di lantai 4 hingga mengakibatkan lift terjatuh.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini