40 Desa di Kabupaten Bekasi Zona Merah Covid-19

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Selasa 15 September 2020 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 525 2278175 40-desa-di-kabupaten-bekasi-zona-merah-covid-19-Cv0JDCoLfi.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BEKASI – Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengonfirmasi sebanyak 40 desa di wilayah Kabupaten Bekasi masuk zona merah penyebaran wabah corona atau Covid-19. Data tersebut sebagaimana laporan yang masuk hingga Selasa 15 September 2020 ini.

Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah mengatakan, puluhan desa yang masuk zona merah tersebut berada di 14 Kecamatan se-Kota Bekasi. Namun, tim gugus sudah langsung terjun ke lokasi zona merah tersebut untuk melakukan penangan dan tracing di wilayah tersebut.

”Ada sekitar 98 terkonfirmasi dari 40 desa itu,” katanya.

Baca Juga:  Perawat Menjadi Prioritas Utama Program Vaksinasi Covid-19

Adapun desa yang paling tinggi konfirmasi Covid-19 berada di Kecamatan Cibitung dengan warga yang terkonfirmasi sebanyak 40 orang. Rincianya, Desa Wanasari sebanyak 28 orang, Desa Wanaja 8 orang, dan Desa Cibuntu 4 orang. Lalu, Kecamatan Cikarang Pusat yang terkomfirmasi 20 orang.

Rinciannya, 13 orang berada di Desa Jayamukti, 5 Desa Hegarmukti, dan 2 Desa Cicau. Kemudian, Kecamatan Babelan 8 orang, Cibarusah 2 orang, Cikarang Selatan 4 orang, Cikarang Barat 2 orang, Cikarang Timur 8 orang, Cikarang Utara 12 orang, Karangbahagia 10 orang, Serang Baru 3, Setu 4 orang.

Kecamatan Tambun Selatan sebanyak 52 orang, Tambun Utara 2 orang. Sementara wilayah Kecamatan yang masuk masih zona hijau dan tidak ada yang terkonfirmasi Covid-19 diantaranya, Kecamatan Cabangbungin, Muaragembong, Sukakarya, Sukatani, Tambelang, dan Tarumajaya.

Baca Juga:  Berikut Sebaran Penambahan 3.507 Kasus Covid-19 di 34 Provinsi

Sementara dari 23 kecamatan tersebut yang memiliki kontak orat dengan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 399 orang, dan yang suspek Covid-19 242 orang, probable 6 orang, dan terkonfirmasi positif 98 orang. ”Hingga kini, kami masih melakukan pendataan, dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah,” tegasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini